Direktur Keuangan PGE Yurizki Rio menyatakan bahwa PGE berupaya menjaga kinerja keuangannya sembari memaksimalkan belanja modal untuk akselerasi ekspansi bisnis.
Baca Juga: Kembangkan Potensi Panas Bumi, Pertamina Geothermal Energy Bangun PLTP Lumut Balai Unit 2
Realisasi belanja modal PGE pada kuartal pertama 2024 mencapai US$18,08 juta atau lebih tinggi 136% dibandingkan periode yang sama 2023 sebesar US$7,66 juta.
Lebih lanjut, belanja modal yang dialokasikan pada periode ini untuk pengembangan sekitar US$8,51 juta dengan belanja modal untuk pemeliharaan sebesar US$9,57 juta.
“PGE berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi energi panas bumi dengan mempercepat berbagai proyek pengembangan yang ada di Indonesia maupun mencari potensi pengembangan di luar negeri,” ujar Yurizki Rio.***
Artikel Terkait
Semester I-2023, Utang Bersih Pertamina Geothermal Energy Turun Signifikan
Pertamina Geothermal Energy Jajaki Kerjasama dengan AGIL untuk Kembangkan Konsesi Longonot di Kenya
Pertamina Geothermal Energy dan Chevron Tandatangani Perjanjian WKP Way Ratai
Bermitra dengan Chevron dan Mubadala Energy, Pertamina Geothermal Energy Jajaki Peluang Panas Bumi di Kotamobagu