Supply Chain Financing, Solusi Pembiayaan dari BNI untuk Pelaku Usaha Baik Korporasi Maupun UMKM

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 6 Mei 2024 | 09:30 WIB
BNI sediakan solusi pembiayaan untuk pelaku usaha melalui Supply Chain Financing (SCF). (Dok.BNI)
BNI sediakan solusi pembiayaan untuk pelaku usaha melalui Supply Chain Financing (SCF). (Dok.BNI)

Kabar BUMN - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan solusi Supply Chain Financing (SCF) yang inovatif dan terintegrasi.

Fasilitas layanan ini untuk menjawab kebutuhan pembiayaan para pelaku usaha, baik korporasi maupun UMKM.

Pasalnya, di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, efisiensi dan optimalisasi modal kerja menjadi kunci utama bagi para pelaku usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan profitabilitas.

Baca Juga: BNI Apresiasi Keberhasilan Tim Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024

Skema SCF BNI ini menawarkan berbagai manfaat, di antaranya kemudahan dan keamanan dalam transaksi dokumen, kepastian penerimaan pembayaran invoice yang lebih cepat.

Kemudian, rekonsiliasi invoice yang mudah, monitoring transaksi yang real-time, pilihan pembayaran invoice yang variatif, dan integrasi seamless dengan sistem korporat atau mitra korporat.

“Dengan memanfaatkan SCF, mereka (UMKM) tidak perlu lagi terbebani dengan utang piutang dan dapat fokus pada pengembangan bisnisnya," ujar Direktur Digital Integrated Transaction Banking BNI Hussein Paolo Kartadjoemena.

Baca Juga: Dukung Transisi Energi Hijau, BNI Danai Barito Group Akuisisi PLTB Terbesar di Indonesia

BNI SCF menawarkan beberapa skema pembiayaan fleksibel, di antaranya Supplier Financing yang merupakan fasilitas pembiayaan invoice untuk mitra korporat sebagai penjual/supplier agar tagihan piutang dagang penjual dapat dibayar pembeli lebih cepat.

Terdapat pula skema Distributor Financing, yang merupakan fasilitas pembiayaan invoice untuk mitra korporat sebagai pembeli/distributor agar utang dagang pembeli kepada penjual dapat dibayarkan tepat waktu.

Selanjutnya, Payable Financing yang merupakan fasilitas pembiayaan invoice untuk korporat sebagai pembeli agar utang dagang kepada penjual dapat dibayarkan lebih cepat daripada tanggal jatuh tempo invoice.

Baca Juga: BNI dan UNDIP Jalin Sinergi Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus

Terakhir, Receivable Financing, di mana ini menjadi fasilitas pembiayaan invoice untuk korporat sebagai penjual agar tagihan piutang dagang kepada pembeli dapat dibayarkan lebih cepat daripada tanggal jatuh tempo invoice.

Lebih lanjut Paolo mengatakan, untuk mendukung kelancaran dan efisiensi proses SCF, BNI telah mengembangkan platform BNI Financial Supply Chain Management (FSCM) Next Gen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini