Kabar BUMN - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan solusi Supply Chain Financing (SCF) yang inovatif dan terintegrasi.
Fasilitas layanan ini untuk menjawab kebutuhan pembiayaan para pelaku usaha, baik korporasi maupun UMKM.
Pasalnya, di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, efisiensi dan optimalisasi modal kerja menjadi kunci utama bagi para pelaku usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan profitabilitas.
Baca Juga: BNI Apresiasi Keberhasilan Tim Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024
Skema SCF BNI ini menawarkan berbagai manfaat, di antaranya kemudahan dan keamanan dalam transaksi dokumen, kepastian penerimaan pembayaran invoice yang lebih cepat.
Kemudian, rekonsiliasi invoice yang mudah, monitoring transaksi yang real-time, pilihan pembayaran invoice yang variatif, dan integrasi seamless dengan sistem korporat atau mitra korporat.
“Dengan memanfaatkan SCF, mereka (UMKM) tidak perlu lagi terbebani dengan utang piutang dan dapat fokus pada pengembangan bisnisnya," ujar Direktur Digital Integrated Transaction Banking BNI Hussein Paolo Kartadjoemena.
Baca Juga: Dukung Transisi Energi Hijau, BNI Danai Barito Group Akuisisi PLTB Terbesar di Indonesia
BNI SCF menawarkan beberapa skema pembiayaan fleksibel, di antaranya Supplier Financing yang merupakan fasilitas pembiayaan invoice untuk mitra korporat sebagai penjual/supplier agar tagihan piutang dagang penjual dapat dibayar pembeli lebih cepat.
Terdapat pula skema Distributor Financing, yang merupakan fasilitas pembiayaan invoice untuk mitra korporat sebagai pembeli/distributor agar utang dagang pembeli kepada penjual dapat dibayarkan tepat waktu.
Selanjutnya, Payable Financing yang merupakan fasilitas pembiayaan invoice untuk korporat sebagai pembeli agar utang dagang kepada penjual dapat dibayarkan lebih cepat daripada tanggal jatuh tempo invoice.
Baca Juga: BNI dan UNDIP Jalin Sinergi Perkuat Ekosistem Keuangan Kampus
Terakhir, Receivable Financing, di mana ini menjadi fasilitas pembiayaan invoice untuk korporat sebagai penjual agar tagihan piutang dagang kepada pembeli dapat dibayarkan lebih cepat daripada tanggal jatuh tempo invoice.
Lebih lanjut Paolo mengatakan, untuk mendukung kelancaran dan efisiensi proses SCF, BNI telah mengembangkan platform BNI Financial Supply Chain Management (FSCM) Next Gen.
Artikel Terkait
BNI dan KBRI Seoul Sosialisasikan Diaspora Saving Sebagai Solusi Finansial untuk Diaspora Indonesia di Korea Selatan
Tingkatkan Portofolio Pembiayaan Hijau, BNI Salurkan Kredit ke Proyek PLTS di Karangasem, Bali
Sempurnakan Solusi Finansial Ekosistem BNI Group, BNI Ventures Suntik Dana ke Rukita
Upaya Tembus Pasar Amerika, BNI Hadirkan Specialty Coffee Produk Dua UMKM Binaan Xpora di Specialty Coffee Expo 2024
Dukung UMKM Fesyen Indonesia Tembus Pasar Singapura, BNI Hadir di Pameran Terpadu: Indonesia in SG