Kemudian 6 yang masih dalam tahap pengerjaan yakni Bendungan Tigadihaji di Sumatra Selatan, Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Way Apu di Maluku, Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo, Bendungan Cijurei di Jawa Barat dan Bendungan Karangnongko di Jawa Tengah.
Baca Juga: 5 Toko yang Paling Banyak Dikunjungi Pencinta Game dan Anime di Akihabara, Jepang
Lebih lanjut Adjib menyebutkan, Hutama Karya tidak hanya membangun infrastruktur air.
Lebih dari itu, Hutama Karya juga turut andil dalam menyediakan fasilitas air sebagai wadah untuk kesejahteraan bersama dalam mengatasi krisis, meningkatkan kesehatan dan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Hutama Karya telah membangun fasilitas smart water di Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah; fasilitas sumur bor di Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat; fasilitas air baku yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan bersama BUMN Karya di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau; serta mendukung konservasi penanaman mangrove di Suaka Margasatwa Muara Angke; dan di Kecamatan Sayung, Kota Demak,” ujar Adjib.
Baca Juga: Tutorial Cara Ikut Program Undi-Undi Hepi Telkomsel, Bisa Menang Honda HRV Selama Periode Mei 2024
Dalam Pameran World Water Forum ke-10, Hutama Karya memberikan pengalaman edukatif dan interaktif mengenai infrastruktur air yang sudah maupun sedang dibangun kepada para pengunjung dengan menampilkan sejumlah proyek ikonik berupa foto serta video dengan didukung teknologi Virtual Reality (VR).
Selain dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan perwakilan dari 149 negara, ajang ini juga mempertemukan semua tingkatan dan bidang yang tercatat lebih dari 20.000 peserta termasuk organisasi internasional, pemerintah, akademisi, masyarakat sipil termasuk generasi muda hingga sektor swasta.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto dan Direktur Operasi I Hutama Karya Agung Fajarwanto turut hadir pada forum yang diadakan setiap tiga tahun sekali ini.
Adjib kembali menjelaskan partisipasi Hutama Karya dalam World Water Forum ke-10 yang digelar dari tanggal 18 hingga 25 Mei 2024, merupakan komitmen dalam meningkatkan infrastruktur air di Indonesia sebagai tulang punggung kehidupan.
“Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Hutama Karya siap berkontribusi pada kesuksesan perhelatan World Water Forum ke-10 serta mewujudkan ruang solusi dalam pengelolaan air di tingkat global demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Progresif, Hutama Karya Bangun Pengaman Pantai di Pesisir Teluk Jakarta untuk Atasi Banjir Rob
Gerak Cepat, Hutama Karya Group Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat
Triwulan I 2024, Hutama Karya Peroleh Kontrak Baru Senilai Rp4,05 Triliun
Sudah Mencapai Lebih dari 61%, Hutama Karya Pastikan Tol Padang Sicincin Semakin Progresif
Dukung Pembangunan Infrastruktur Air, Hutama Karya Hadir di World Water Forum Ke-10