“Ini adalah pencapaian bagus untuk Kapal Landing Dock kedua. Dan saya selalu ingat, bahwa PT PAL selalu memprioritaskan kualitas dalam produknya. Proyek ini berjalan lancar karena kami dapat bekerjasama dengan Project Management Team PT PAL dengan sangat baik” ungkap TIAC/PNOR.
Penyerahan koin Keel Laying Landing Dock Philippines kedua dari COO Iqbal Fikri kepada Chairperson TIAC Philippines, Capt Leo Amor A. Vidal, menandai dimulainya proses Keel Laying.
Bersama jajaran dari kedua belah pihak, mereka menyaksikan proses penurunan block kapal yang berlangsung di area graving dock Semarang.
Momen Keel Laying ini menandakan dimulainya "perhitungan awal usia kapal", suatu fase penting dalam perjalanan kapal menuju penyelesaian.
Acara dilanjutkan dengan peninjauan teknis oleh tim TIAC dan PNOR ke area workshop.
Kemajuan pembangunan kapal yang terpantau dan pencatatan pencapaian positif menjadi bukti komitmen PT PAL Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan dalam proyek pembangunan kapal Landing Dock ini.
Kapal Landing Dock berbobot 7.400 ton ini merupakan kapal pendukung (supporting ship) yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan operasional Angkatan Laut Filipina.
Dengan ketahanan berlayar hingga 30 hari, kapal ini menjadi solusi ideal untuk berbagai operasi maritim, terutama di kawasan Asia Tenggara.
Di tengah dinamika geopolitik yang kompleks saat ini, kebutuhan akan kapal angkatan laut, baik kapal kombatan maupun kapal pendukung militer, menjadi semakin penting bagi setiap negara.
Kemampuan pertahanan tidak hanya menjadi simbol kekuatan, tetapi juga alat penting untuk mencapai tujuan dan kepentingan nasional. (*)
Artikel Terkait
Pererat Hubungan dengan Intitusi Akademik, PT PAL Sambut Hangat Kunjungan Studi Delegasi UNHAN RI
PT PAL Indonesia Kerja Sama dengan Angkatan Laut Belanda di Bidang Maritim
Kapal Cepat Rudal Buatan PT PAL, KRI Kerambit-627 Unjuk Kegesitan dalam Latihan Bersama CARAT 2024
Amankan World Water Forum 2024, Kapal Osmosis Reverse Buatan PT PAL Sukses Curi Perhatian, Bisa Ubah Air Laut Jadi Air Tawar
Ditjen Pothan Kemhan Apresiasi Kapabilitas PT PAL yang Semakin Meningkat