Komitmen GCG Pertamina Hulu Energi Berbuah Prestasi di Awal Tahun 2022

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Selasa, 1 Maret 2022 | 11:00 WIB

Kabar BUMN -  PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berhasil meraih penghargaan dalam Ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance: Implementing a Continuous Process tahun 2022 pada Kamis (24/02) lalu. 

Tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) menjadi salah satu aspek penting yang perlu diterapkan oleh berbagai perusahaan. Tak hanya untuk kepentingan perusahaan, tetapi juga untuk menunjang perekonomian negara.

Hal ini telah diimplementasikan dengan baik oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina yang telah menjalankan prinsip GCG sejalan dengan tata nilai AKHLAK dan berlaku serta dilaksanakan dalam pekerjaan sehari-hari oleh para Perwira PHE.

Implementasi GCG yang diterapkan dalam proses kerja PHE sebagai bagian perusahaan energi kebanggaan negeri ternyata menjadi perhatian beberapa stakeholder, yaitu Warta Ekonomi.

Warta Ekonomi juga yang mendaulat PHE sebagai salah satu perusahaan yang memang layak untuk mendapatkan penghargaan dalam ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance 2022: Implementing a Continuous Process.

Komitmen GCG Pertamina Hulu Energi Berbuah Prestasi di Awal Tahun 2022 (Gambar: Dok. Pertamina)

Dalam ajang penghargaan yang digelar secara virtual ini PHE berhasil mendapatkan penghargaan untuk kategori Energy and Mining Industry, yang diterima oleh Manager Compilance, Agung Wibowo Suryo Kusumo.

Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi, Muhamad Ihsan, menjelaskan terdapat tiga aspek utama yang menjadi prioritas dalam memberikan penghargaan ini. 

"Kami ingin mengukur GCG dari berbagai perusahaan. Dengan adanya digitalisasi serta kaum milenial, kita dihadapkan dengan dunia yang makin transparan," ujar Ihsan.

Ihsan menambahkan, GCG sekarang harus dilengkapi legal and regulatory framework, organisasi hirarki, serta monitoring dan internal control yang bagus serta didukung dengan transparansi dan akuntabilitasnya yang sejalan dengan digitalisasi. Dengan begitu, langkah perusahaan akan semakin terlihat dan transparan serta semakin terukur.

Gelaran penghargaan ini turut mendapat apresiasi dari Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang. Pasalnya, GCG merupakan salah satu pilar penting dalam sistem ekonomi pasar. Dia menilai penerapan GCG dapat menciptakan persaingan pasar yang sehat dan iklim usaha yang kondusif.

“Oleh karena itu, diterapkannya GCG oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia sangat penting untuk menunjang kestabilan ekonomi yang berkesinambungan,” kata Agus Gumiwang.

Menteri Perindustrian ini juga menjelaskan bahwa manajemen perusahaan harus mampu menyusun strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan yang dinamis di masa-masa sekarang dan masa depan dan menjadikan GCG sebagai fondasi dalam memutuskan strategi apa pun yang akan diambil perusahaan.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim RI, Jodi Mahardi. Menurutnya, GCG dapat menjadi solusi bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan pandemi yang mempengaruhi tata kelola dan sistem operasi perusahaan.

Hal ini dimulai dari penyesuaian pada ritme kerja yang baru, dinamisnya peraturan usaha yang terjadi, serta berbagai tantangan lainnya yang membuat perusahaan perlu terus beradaptasi dengan baik.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh perusahaan yang hari ini mendapatkan penghargaan. Saya harap perusahaan dapat terus berkembang dengan menjalankan prinsip yang baik dan bekerja dengan hati untuk memajukan bangsa,” kata Jodi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini