Kabar BUMN - PT Hutama Karya (Persero) mengumumkan tarif baru Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) setelah terbitnya Surat Keputusan Menteri PUPR No. 1980/KPTS/M/2024 pada 9 Agustus 2024.
Surat keputusan ini mencakup penyesuaian tarif untuk Seksi 2-4 (Seulimeum-Blang Bintang) dan penetapan tarif untuk Seksi 5-6 (Blang Bintang-Baitussalam).
Adjib Al Hakim selaku Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, mengungkapkan, Hutama Karya tidak hanya melakukan sosialisasi tarif baru Tol Sigli-Banda Aceh melalui berbagai kanal komunikasi online dan media luar ruang, tetapi juga mengadakan Focus Group Discussion (FGD) pada 19 Agustus.
Baca Juga: Pertama Kali ke Kuala Lumpur? Ini Daftar Destinasi Wisata yang Tidak Ramai dengan Turis
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Staf Ahli Menteri PUPR Endra S. Atmawidjaja, Staf Khusus III Menteri BUMN Arya M. Sinulingga, serta pengamat dan pejabat lokal, untuk membahas penyesuaian tarif secara mendalam.
"Melalui FGD ini, kami mendiskusikan secara komprehensif rencana penerapan penyesuaian dan penetapan tarif tersebut.
"Kami juga menerima masukan dan saran dari partisipan FGD dengan mempertimbangkan berbagai aspek, khususnya kepentingan pengguna jalan tol dan Badan Usaha Jalan Tol,” ujar Adjib.
Baca Juga: Avep Disasmita Ungkap Rencana Jangka Panjang Pertamina Drilling dalam SCM Summit 2024
Dalam FGD tersebut, Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Syiah Kuala (USK), Muhammad Nasir menyampaikan bahwa jika dihitung kenaikan tarif yang saat ini ditetapkan sebesar 12% dimana besaran tersebut masih terhitung normal.
“Masih cukup tolerable besaran penyesuaiannya, apalagi Tol Sibanceh masih dalam operasional awal dimana operational cost masih tinggi dan trafiknya masih rendah jadi masih dalam batas wajar,” tuturnya.
Yusria Darma, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aceh, menambahkan bahwa MTI telah melakukan survei mengenai Willingness-To-Pay (WTP) untuk Tol Sigli-Banda Aceh.
Baca Juga: Deadline Hari Ini! Simak Syarat Daftar Lowongan Kerja BUMN di Bank BRI Berikut Ini
Hasilnya menunjukkan 74% responden siap membayar untuk menggunakan jalan tol ini.
“Dari sisi WTP, masyarakat masih merespon positif dan antusias untuk melintas di jalan tol,” imbuh Yusria Darma, Ketua MTI Aceh.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Sumber: hutamakarya.com
Artikel Terkait
Terapkan Aspek Governance dalam ESG, Hutama Karya Tuntaskan Sisa 9 Km Jalan Tol Pekanbaru - Bangkinang
Jelang HUT RI Ke-79, Hutama Karya Mengfungsionalkan Enam Proyeknya di IKN
Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Hutama Karya Salurkan Rp5,42 Miliar untuk Program TJSL di Semester I 2024
Satu Dekade JTTS: Hutama Karya Lanjutkan Pembangunan Tahap II
Siap Dukung Pemenuhan Kebutuhan Listrik Jawa - Bali, Hutama Karya Rampungkan PLTGU Tambak Lorok Blok