Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan pekerjanya dengan membangun rumah singgah di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Rumah singgah ini dirancang sebagai tempat istirahat bagi pegawai operasional yang bertugas di stasiun-stasiun terpencil, sehingga mereka tidak perlu pulang larut malam.
"Kami memahami bahwa pekerja adalah aset terpenting perusahaan.
Baca Juga: KAI Jawab Kebutuhan Penumpang, Jam Operasional LRT Jabodebek Kini Lebih Panjang
"Di Sumatera Bagian Selatan, terdapat sejumlah stasiun yang terletak di daerah terpencil, bahkan di tengah hutan, yang sulit dijangkau," kata Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, seperti dikutip KabarBUMN.com dari kai.id, Minggu (1/9/2024).
"Jika pegawai kami harus pulang di malam hari, ada risiko besar mereka bertemu dengan binatang buas atau menghadapi potensi kejahatan lainnya yang bisa mengancam keselamatan," imbuhnya.
Anne menambahkan, fasilitas rumah singgah ini dirancang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi para pekerja, sehingga mereka dapat fokus penuh dalam melayani pelanggan dan menjalankan operasional kereta api.
Kenyamanan ini, menurutnya, akan berkontribusi pada peningkatan keselamatan perjalanan kereta api.
Hingga kini, KAI telah membangun 9 rumah singgah di wilayah Divisi Regional III Palembang dan 12 rumah singgah di Divisi Regional IV Tanjungkarang.
Setiap rumah singgah dilengkapi dengan fasilitas modern seperti AC, dapur, kamar tidur lengkap, kamar mandi, TV, sofa, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Rumah singgah ini didesain dengan arsitektur yang mengadopsi gaya Rumah Adat Sumatera Selatan, yaitu Rumah Limas, dan dibangun dengan gaya panggung menggunakan kayu jati berkualitas tinggi.
"Rumah singgah ini didirikan di lahan milik KAI yang berada di dekat stasiun-stasiun terpencil.
Artikel Terkait
KAI Bandara Kembangkan Bisnis MOSS, Langkah Strategis untuk Menjamin Kualitas Suku Cadang Kereta Api
Tingkatkan Pelayanan, KAI Ubah Beberapa Perjalanan Kereta Api Mulai 1 September 2024
Per 1 September 2024, KAI Kembali Operasikan KA Mutiara Timur Relasi Ketapang - Surabaya Pasar Turi PP, Berikut Jadwal Perjalanannya
KAI Hentikan Operasional KA Baturraden Ekspres Per 1 September 2024, Ini Alternatif KA Relasi Bandung - Purwokerto PP Lainnya
KAI Jawab Kebutuhan Penumpang, Jam Operasional LRT Jabodebek Kini Lebih Panjang