Tindak lanjut dari program ini juga tengah dirancang bersama Kementerian ESDM, termasuk roadmap 5 tahun untuk konversi motor listrik dan penyiapan sumber daya manusia yang kompeten.
Hal ini mencakup penyusunan kurikulum, pemberian modal, dan alat, serta pendampingan dan evaluasi berkala.
Tenaga Ahli Konversi Sepeda Motor Listrik Kementerian ESDM, Bambang Istianto, mengungkapkan bahwa program ini merupakan upaya Pemerintah dalam mendorong energi bersih dan ramah lingkungan.
Baca Juga: Pembangkit Listrik Apung 60 MW Karya PT PAL Indonesia Siap Beroperasi
"SMK sengaja disasar karena generasi penerus merupakan tumpuan keberlanjutan di masa depan. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas terkait transisi energi perlu dikembangkan mulai saat ini," ucap Bambang.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 12 September 2024, di SMK Negeri 1 Bontang, melibatkan perwakilan siswa dan guru, serta Braja Elektrik Motor sebagai pemateri.
Kepala SMK Negeri 1 Bontang, Kasman Purba, menyatakan apresiasi atas inisiatif ini dan berharap program dapat terus berlanjut untuk memajukan pendidikan di Kota Bontang.
Baca Juga: BNI Ventures Perkuat Dukungan Terhadap Startup Indonesia Melalui Match Arc
"Terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim yang selama ini terus menunjukkan kontribusi dalam memajukan pendidikan di Kota Bontang, khususnya di SMK Negeri 1."
"Kami harap dukungan ini terus berkelanjutan, guna mewujudkan generasi Bontang yang lebih andal dan berdaya saing," tandasnya***
Artikel Terkait
Pupuk Kaltim Berikan PMT Pemulihan untuk Atasi Stunting di Tanjung Laut
Selamat! Pupuk Kaltim Gasak 3 Penghargaan Naker Award 2024
Peningkatan Produktivitas Padi di Jombang dengan Demplot Pupuk Kaltim
Pupuk Kaltim Innovation Summit 2024: Perkuat Budaya Inovasi Menuju Perusahaan Tangguh dan Berkelanjutan
Pupuk Kaltim Cup 2024: 15 Kelurahan Bontang Berkompetisi dalam Turnamen Sepak Bola Bergengsi