Kabar BUMN - Tunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan bisnis berkelanjutan, PT Pertamina (Persero) ajak insan media mengunjungi PT Polytama Propindo (Polytama) afiliasi Pertamina.
Pertamina melalui PT Polytama Propindo (Polytama), anak perusahaan PT Tuban Petrochemical Industries (TubanPetro), memproduksi produk petrokimia berupa plastik ramah lingkungan.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, melalui kegiatan ini, diharapkan insan media terinspirasi membuat karya jurnalistik mengenai ekosistem hilir energi yang menghasilkan produk petrokimia ramah lingkungan.
Baca Juga: Aset Pertamina Tumbuh 32 Persen Pasca Restrukturisasi
“Melalui peran media, masyarakat dapat mengetahui penggunaan plastik yang tepat dan ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari,”terang Fadjar.
Direktur Commercial & Support Polytama Dwinanto Kurniawan menjelaskan, disebut ramah lingkungan karena bahan baku plastik jenis polipropelina ini mudah didaur ulang dengan metode pirolisis tanpa menghasilkan zat kimia berbahaya.
Ekosistem hilir energi ini berbahan dasar propylene dalam fase gas, yang dihasilkan dari proses pengolahan (distilasi) minyak bumi sehingga menghasilkan produk petrokimia berupa bijih plastik sebagai bahan baku plastik yang ramah lingkungan.
Baca Juga: Inovasi Digitalisasi Pertamina Raih Penghargaan di FORDIGI SUMMIT 2024
Propylene dalam fase gas ini dihasilkan dari Kilang Balongan, Kilang Cilacap, Kilang Balikpapan yang merupakan unit operasi dikelola oleh PT Kilang Pertamina Internasional, Sub Holding Refining & Petrochemical Pertamina.
Menurut Dwinanto, bahan baku plastik jenis polipropelina yang diproduksi Polytama dengan merk dagang Masplene®️ memiliki dua bentuk yakni pellet maupun granule.
“Inovasi produk granule ini merupakan inovasi Polytama dan satu-satunya di Indonesia bahkan di Asia Tenggara,”jelas Dwinanto.
Beberapa sektor Industri secara nasional kemudian membuat produk olahan dari bijih plastik jenis polipropelina, masyarakat dapat membedakan plastik ramah lingkungan dengan mudah.
Yakni, bertanda simbol segitiga dengan kode plastik 5, mulai dari kemasan makanan dan minuman, karung plastik, peralatan Rumah Tangga dari plastik, tas belanja spunbond, plastik film Laundry, karpet, masker, APD, hingga part otomotif dan elektronik.
Artikel Terkait
Amankah Menggunakan Ulang Botol Plastik Air Mineral?
Luncurkan Digital Carbon Tracking dan Kartu Plastik Daur Ulang, Bank Mandiri Komitmen Dukung Program NZE 2060
Pertamina EP Tarakan Field: Daur Ulang Sampah Plastik Bersama Siswa SMP dan SMA di Tarakan
Tunjukkan Komitmen pada Lingkungan, PGN dan KLHK Bersatu Melawan Sampah Plastik
Cegah Kerusakan Lingkungan, ASDP Berhasil Kumpulkan 1,3 Ton Sampah Plastik Lewat RVM PlasticPay