Lalu, di edisi Buku 2 mengkaji secara mendalam beberapa isu terkait dengan pengelolaan pelabuhan yang berkelanjutan, keberlanjutan bisnis melalui aliansi strategis di terminal pelabuhan di Indonesia.
Kemudian kajian peramalan kebutuhan penggunaan pelabuhan, dan studi banding terhadap pelabuhan – pelabuhan terbaik dunia khususnya dalam hal port sustainability.
Sedangkan aspek teknis yang ada di edisi Buku 3 memberikan gambaran mengenai tantangan modernisasi perencanaan dan desain terminal pelabuhan, strategi mitigasi risiko dalam pelaksanaan konstruksi pelabuhan, serta disrupsi teknologi dan transformasi digital dalam operasi pelabuhan.
Kami mengharapkan buku ini menjadi trigger atau pemicu bagi para pengambil keputusan di tingkat pemerintah dan korporasi maupun mitra-mitra swasta untuk melihat kembali, duduk kembali bagaimana implementasi praktek terbaik (best practice).
Demikian dikatakan Guru Besar Bidang Engineering Economics & Transportation Policy UGM Danang Parikesit.
“Ada aspek pelayanan publik yang disampaikan, tapi ada aspek komersial yang juga harus dijaga. Terlihat industri kita itu akan bertumbuh terus, investasi meningkat dan bagaimana pengawalan publik pada masyarakat itu bisa tetap kita jaga,” imbuhnya.***
Artikel Terkait
KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Logistik dalam Mendukung Pembangunan IKN
Penyesuaian Tarif Tol Terpeka Berlaku 17 Oktober 2024, Diskon Bertahap Sebagai Bentuk Apresiasi Pengguna
Transaksi di PLN Mobile Semakin Mudah, Hemat, dan Aman, PLN Tegaskan Kepuasan Pelanggan
DAMRI Hadirkan Solusi Transportasi Bagi Pelajar OAP di Papua Selatan
Dukung Pendidikan Tinggi, Hutama Karya Salurkan Beasiswa pada 18 Putra Putri TNI Polri di Aceh
Pemprov DKI Jakarta Tetapkan Aset PERURI Sebagai Cagar Budaya, Bukti Pengakuan Atas Nilai Sejarah dan Kontribusi Nasional