Embedded finance juga berpotensi meningkatkan nilai transaksi dan aktivitas digital di satu ekosistem.
Paolo menekankan, langkah ini sangat penting untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum terlayani oleh sistem keuangan formal.
Baca Juga: Mitra BUMN Champion 2024, BNI dan Lima Mitranya Meraih Penghargaan dari Kementerian BUMN
Namun, ia mengingatkan, kemudahan ini harus dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan digital.
“Literasi keuangan adalah fondasi agar masyarakat dapat menggunakan layanan keuangan secara bijak, memahami risiko, dan membuat keputusan yang tepat,” tambahnya.
BNI di Garis Depan Inovasi Keuangan Digital
BNI terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem keuangan inklusif.
Bank ini telah menawarkan lebih dari 280 layanan Application Programming Interface (API) dan bermitra dengan lebih dari 2.000 mitra untuk memperluas jangkauan layanan keuangan digital.
“Melalui inovasi dan diversifikasi layanan, kami ingin memberikan solusi perbankan yang relevan, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat di era digital,” tutup Paolo.
Baca Juga: BNI dan Bloomberg Kolaborasi Ciptakan Platform FXGO untuk Mempermudah BPD Transaksi Valas
Kehadiran BNI di IFSE 2024 tidak hanya menegaskan peran strategisnya dalam industri keuangan digital, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk memperluas inklusi keuangan di Indonesia.
Dengan dukungan teknologi dan literasi yang memadai, masyarakat diharapkan dapat semakin aktif berpartisipasi dalam ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
BNI Menjadi Salah Satu BUMN yang Sukses Tumbuhkan Aset, Torehkan Pertumbuhan Hingga 27% dalam 5 Tahun
Mitra BUMN Champion 2024, BNI dan Lima Mitranya Meraih Penghargaan dari Kementerian BUMN
Atas Kontribusinya Bagi Negara, BNI Berada di Peringkat 6 BUMN Penyumbang Pajak Terbesar 2023
BNI Cetak Laba Rp16,3 Triliun di Kuartal III-2024, Didukung Transformasi Digital dan Ekspansi Kredit
Tingkatkan Literasi Mahasiswa Agar Menjadi Generasi Cerdas Finansial, BNI Selenggarakan Kuliah Umum di UKSW Salatiga