Wahyu Herawan menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan sikap terbuka terhadap perbedaan dalam mencegah radikalisasi.
Baca Juga: Diikuti 12.300 Pelari, Pertamina Eco RunFest 2024 Sukses Digelar
Ia menambahkan, “Pencegahan radikalisme dapat dilakukan dengan metode menerima perbedaan antara satu dengan lainnya."
"Jika kesulitan menerima perbedaan, intoleransi akan semakin mudah berkembang, yang akhirnya memudahkan paham radikal masuk.”
Selain itu, sosialisasi ini juga memberikan materi yang lebih mendalam mengenai ideologi radikal terorisme, hubungan multikulturalisme, tanda-tanda radikalisasi, serta cara melaporkan aktivitas yang mencurigakan.
Baca Juga: Kuliner Nusantara UMKM Binaan PLN UID Jaya Raih Omzet Besar di Electricity CONNECT 2024
Diharapkan, dengan pemahaman yang lebih baik, karyawan PT PAL dapat mengenali ancaman tersebut dan berperan aktif dalam pencegahannya.***
Artikel Terkait
BMPP Nusantara II: Pembangkit Listrik Apung Buatan PT PAL Indonesia Hadir di Kolaka
KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Buatan PT PAL Sukses Jalankan Misi Kemanusiaan di Solomon Islands, Perkuat Diplomasi Indonesia di Pasifik
PT PAL Indonesia Gelar Pelatihan Analisis Beban Kerja, Komitmen Optimalkan Efisiensi Perusahaan
PT PAL Indonesia dan Kemhan RI Gelar Keel Laying Kapal Fregat Merah Putih ke-2: Bukti Kemajuan Industri Pertahanan Nasional
PT PAL Indonesia Dukung Perlindungan Pekerja Rentan melalui Program GN Lingkaran Bersama BPJS Ketenagakerjaan