Sementara di Aceh, pemanfaatan sekam padi menyerap 24 tenaga kerja dengan kapasitas 300 ton per bulan.
Baca Juga: Lewat Program Biomassa, PLN EPI Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Warga Tasikmalaya
"Program ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Dengan memanfaatkan limbah, kita menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal sekaligus mendukung transisi energi hijau," jelas Anita.
Sebagai bagian dari transformasi hijau, PLN Grup tidak akan menandatangani kontrak baru untuk PLTU, melainkan memaksimalkan aset PLTU yang ada melalui cofiring biomassa.
Dengan pendekatan ini, PLN dapat mengurangi biaya emisi hingga 18,5 juta ton CO2 menjadikannya solusi energi terbarukan yang cepat, murah, dan berdampak luas.
Baca Juga: Transisi Energi Hijau: PLN EPI Pacu Pemanfaatan Biomassa di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir
PLN EPI menegaskan bahwa pemanfaatan biomassa, baik dari limbah maupun tanaman energi, merupakan langkah strategis untuk mendukung target NZE 2060 serta meningkatkan kemandirian energi nasional.***
Artikel Terkait
Produksi Biomassa PLN EPI Buka Lapangan Kerja di Daerah, Peningkatan Kapasitas dan Produksi Rencana Ditingkatkan
PLN EPI Kolaborasi dengan Kabupaten Banyumas untuk Mendapatkan Bubur Sampah Sebagai Bahan Baku Biomassa Cofiring PLTU
Hari Ini! PLN Resmikan Pengembangan Ekosistem Biomassa di Tasikmalaya
Bersama Kementan, PLN Luncurkan Model Pertanian Terpadu, Upaya Kembangkan Bahan Co-Firing Biomassa
PLN Kembangkan Ekosistem Biomassa untuk Hijaukan dan Produktifkan Lahan Kritis
Pengembangan Biomassa PLN di Tasikmalaya, Sukses Memberdayakan Masyarakat dan Meraih Dukungan Pemerintah