Kabar BUMN – Menyambut musim tanam, PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar program Rembuk Tani di Kabupaten Semarang pada Jumat (22/11/2024).
Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan bertujuan untuk memperluas akses serta mempercepat penebusan pupuk bersubsidi bagi petani di Jawa Tengah.
Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Gusrizal, menyebut Rembuk Tani sebagai inisiatif strategis untuk memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi yang cukup dan terjangkau.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di BUMN Branding & Marketing Award 2024
“Kami ingin memastikan kebutuhan pupuk petani terpenuhi.
"Dengan dukungan dari Bapak Wakil Presiden, kami berharap petani lebih semangat menghadapi musim tanam ini,” ujarnya.
Pada tahun ini, pemerintah telah meningkatkan alokasi pupuk bersubsidi dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton, termasuk penambahan kuota untuk Jawa Tengah.
Baca Juga: Hingga September 2024, Pupuk Indonesia Niaga Telah Menyalurkan 92 Ribu Ton Pupuk Subsidi
Hingga 20 November 2024, penyerapan pupuk bersubsidi nasional telah mencapai 6,44 juta ton, atau sekitar 67,4 persen dari total alokasi.
Gusrizal optimistis penyerapan akan terus meningkat seiring datangnya musim hujan.
Stok Pupuk Aman, Proses Penebusan Dipermudah
Untuk mendukung kelancaran penebusan, Pupuk Indonesia menyediakan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 1,1 juta ton, melampaui ketentuan minimum pemerintah.
“Proses penebusan kini lebih cepat dan mudah.
Artikel Terkait
Lowongan Magang SDM di Perusahaan BUMN! Buruan Daftar ke PT Pupuk Indonesia
Pupuk Indonesia di COP 29: Indonesia akan Jadi Pionir dalam Produksi Proyek Hybrid Green Ammonia Pertama Dunia
Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dan Perlengkapan untuk Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur
Hingga September 2024, Pupuk Indonesia Niaga Telah Menyalurkan 92 Ribu Ton Pupuk Subsidi
Pupuk Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di BUMN Branding & Marketing Award 2024