Pupuk Kaltim Tegaskan Komitmen ESG, Raih Platinum ASSRAT Tujuh Kali Berturut-turut

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 27 November 2024 | 12:30 WIB
Pupuk Kaltim raih Platinum ASSRAT tujuh kali berturut-turut, wujud komitmen ESG dalam keberlanjutan lingkungan, sosial, dan inovasi hijau. (Dok. Pupuk Kaltim)
Pupuk Kaltim raih Platinum ASSRAT tujuh kali berturut-turut, wujud komitmen ESG dalam keberlanjutan lingkungan, sosial, dan inovasi hijau. (Dok. Pupuk Kaltim)

Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menunjukkan dedikasinya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan sosial.

Pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRAT) 2024, perusahaan ini meraih penghargaan Platinum untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut.

Penghargaan ini diberikan dalam acara "The National Center for Sustainability Reporting (NCSR)" di Jakarta pada 21 November 2024.

Baca Juga: Loker BUMN Menarik di PT SUCOFINDO Cabang Palembang, Ini Posisi yang Dibuka dan Kualifikasinya

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman, mengatakan, “Kami sangat bangga bahwa upaya berkelanjutan Pupuk Kaltim mendapatkan pengakuan di tingkat internasional."

"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi dan adaptasi yang terus kami lakukan dalam menjalankan prinsip-prinsip ESG tidak hanya teori, tetapi juga praktik nyata yang berdampak kepada kegiatan operasional kami sehari-hari.”

Platinum ASSRAT hanya diberikan kepada perusahaan dengan nilai 93-100 yang memenuhi standar pelaporan Global Reporting Initiative (GRI).

Baca Juga: Dukung Program Pengembangan Masyarakat, Pimpinan PHE Lakukan Management Goes To Community ke Karawang

Dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2023, Pupuk Kaltim mencatat pencapaian di atas standar GRI untuk pelaporan energi dan emisi rumah kaca.

Selain itu, perusahaan ini juga aktif dalam pengembangan energi terbarukan, seperti clean ammonia, serta teknologi ramah lingkungan lainnya.

Komitmen keberlanjutan Pupuk Kaltim tercermin melalui inisiatif dekorbanisasi yang dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Pulang Nyoblos Perut Kenyang, Ini Daftar Tempat Makan Gratis di Surabaya yang Ikut Program Wani Nyoblos Nang TPS!

Etape pertama berfokus pada penerapan ekonomi sirkuler dan offset karbon melalui penghijauan hutan komunitas dan pengurangan konsumsi energi.

Langkah ini tidak hanya mendorong efisiensi operasional tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar fasilitas produksi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: pupukkaltim.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini