Kapal-kapal ini memiliki peran penting dalam mendukung visi Angkatan Laut Indonesia menjadi kekuatan di perairan lepas (blue-water navy), mulai dari kapal permukaan hingga kapal bawah air.
Baca Juga: Telaga Ngebel, Danau Indah di Ponorogo yang Menyimpan Cerita Legendaris di Baliknya
Kaharuddin juga menegaskan bahwa PT PAL Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung kemandirian industri pertahanan nasional, menjadikan Indonesia lebih mandiri, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global.
Sinergi dengan pemerintah serta mitra lokal dan internasional akan mempercepat pencapaian visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.
PT PAL siap menjadi mitra strategis dalam membangun kekuatan pertahanan maritim yang mandiri dan kompetitif.
Baca Juga: PT PAL Indonesia Targetkan Kontrak Rp42,32 Triliun pada 2025, Naik 7,01% dari Tahun Sebelumnya
Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, juga mengapresiasi peran PT PAL sebagai galangan kapal nasional yang berkontribusi dalam kapasitas dan produksi kapal perang strategis.
Selain transformasi teknologi, Menhan juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk menjawab tantangan pasar global.***
Artikel Terkait
PT PAL Indonesia Perkuat Pertahanan Maritim dengan Program Modernisasi Kapal Perang
Transformasi PT PAL Indonesia Tuai Pujian Menhan RI
PT PAL Indonesia Perkuat Kompetensi Auditor Internal Lewat Pelatihan ISO Berstandar Internasional
PT PAL Indonesia Siap Wujudkan Target RKAP 2025, Dorong Kemandirian Industri Pertahanan
PT PAL Indonesia Targetkan Kontrak Rp42,32 Triliun pada 2025, Naik 7,01% dari Tahun Sebelumnya