Penerapan Teknologi Digital Terus Digiatkan, KAI Commuter Masih Mempertahankan Layanan Loket

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 4 Februari 2025 | 18:00 WIB
KAI Commuter mempertahankan  loket-loket di stasiun untuk melayani pengguna commuter line. (DOK. KAI)
KAI Commuter mempertahankan loket-loket di stasiun untuk melayani pengguna commuter line. (DOK. KAI)

Kabar BUMN - KAI Commuter berkomitmen meningkatkan layanan sejalan peningkatan pengguna dan perkembangan teknologi, salah satunya dengan transformasi digital.

Digitalisasi akan memberikan kemudahan transaksi, seamless, dan pelayanan lebih cepat kepada pengguna.

Dalam penerapan teknologi, KAI Commuter selaku operator Commuter Line, telah menciptakan sistem pembayaran cashless, seperti kartu KMT, E-Money Bank, dan QRIS.

Baca Juga: Kabar Baik bagi Pengguna Commuter Line, KAI Commuter Datangkan 12 Unit KRL Baru untuk Menambah Kapasitas Angkutan di Jabodetabek

Untuk QRIS, tahun 2023 transaksinya mencapai 6% atau sebanyak 17 juta transaksi dari total transaksi pembayaran tiket Commuter Line. Tahun 2024 naik menjadi 28,5 juta transaksi atau 9%.

Artinya ada kenaikan penggunaan QRIS dan diproyeksikan akan terus tumbuh mengingat masyarakat sudah mulai familiar menggunakannya.

“Proses digitalisasi terus dikembangkan untuk memudahkan pelanggan dalam bertransaksi,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus.

Baca Juga: Di Tengah Cuaca yang Tak Menentu, Jumlah Pengguna KAI Commuter Melampaui Prediksi

Joni mengungkapkan, pertumbuhan pengguna Commuter Line di Jabodetabek pada tahun 2024 tercatat kenaikan 4% daripada tahun 2023.

Dari data yang terangkum, angka perbandingan di kedua tahun tersebut, dari 290 juta orang tumbuh menjadi 328 juta pengguna.

“Ini tentunya tidak lepas dari kemudahan transaksi yang dilahirkan KAI Commuter sebagai pengelola,” terangnya.

Baca Juga: Berbahaya! KAI Commuter Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel dan Area Stasiun

Meskipun terus mengembangkan teknologi relevan, menurut Joni, KAI Commuter tetap mempertimbangkan kebutuhan pengguna Commuter Line, agar leluasa di akses semua kalangan.

“Untuk loket-loket di stasiun akan tetap melayani pengguna, masyarakat tidak perlu khawatir,” terang Joni.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini