Kabar BUMN - Memasuki bulan suci Ramadhan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat layanan penyeberangan guna menghadapi lonjakan pemudik pada Angkutan Lebaran 2025.
Fokus utama ASDP adalah memastikan kelancaran arus mudik dan balik di lintasan tersibuk seperti Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Berbagai persiapan dilakukan seperti peningkatan armada, penguatan fasilitas pelabuhan, hingga optimalisasi sistem digitalisasi tiket Ferizy.
Baca Juga: Rahasia Sukses Wawancara Kerja dengan Metode STAR, Pelajari Tips dan Triknya
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan bahwa ASDP telah menyusun strategi komprehensif untuk memastikan layanan tetap prima selama periode mudik Lebaran 2025, di antaranya:
- Penambahan armada kapal di jalur utama
- Peningkatan kapasitas pelabuhan dan buffer zone
Baca Juga: Pelindo Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan, Dukung Kesehatan Pekerja dan Masyarakat di Bulan K3
- Optimalisasi sistem tiket online untuk mengurangi antrean
- Sosialisasi pembelian tiket lebih awal melalui Ferizy
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025 (H-3 Lebaran).
Baca Juga: Perhutani dan Pemkab Blora Tanam Padi Gogo di Hutan Jati untuk Dukung Ketahanan Pangan
Sementara puncak arus balik diproyeksikan pada 6 April 2025 (H+5 Lebaran).
ASDP juga telah menyiapkan pelabuhan alternatif seperti Ciwandan dan Bojonegara guna mengurai kepadatan.
Artikel Terkait
ASDP Imbau Masyarakat Persiapkan Perjalanan untuk Antisipasi Arus Balik Long Weekend
ASDP Ingatkan Pengguna Jasa untuk Persiapkan Perjalanan Saat Cuaca Buruk Melanda
Cuaca Ekstrem Bukan Halangan, ASDP Tetap Optimalkan Layanan dan Keselamatan Penyeberangan di Tengah Lonjakan Arus Balik
Inovasi Digital ASDP Percepat Proses, Refund dan Reschedule Tiket Ferry Kini Lebih Mudah
Menikmati Lebaran di Baubau: Silaturahmi, Wisata Bahari, dan Kemudahan Akses Bersama ASDP