Fix! KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat Pamer Teknologi Canggih di MNEK 2025, Jadi Andalan TNI AL!

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 23 Februari 2025 | 10:45 WIB
KRI RJW-992 menjadi flagship IFR di MNEK 2025, menampilkan teknologi canggih dan fasilitas medis modern. Kapal ini simbol kekuatan TNI AL. (Dok. PT PAL Indonesia)
KRI RJW-992 menjadi flagship IFR di MNEK 2025, menampilkan teknologi canggih dan fasilitas medis modern. Kapal ini simbol kekuatan TNI AL. (Dok. PT PAL Indonesia)

Dalam aspek medis, PT PAL telah membangun sistem manajemen rumah sakit yang terintegrasi digital.

Baca Juga: DAHANA Peduli, Enam Masjid di Subang Kini Lebih Nyaman Sambut Ramadhan

Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas seperti Unit Gawat Darurat (UGD), Intensive Care Unit (ICU), High Care Unit (HCU), ruang rawat inap, ruang isolasi, serta ruang radiologi.

Berbagai peralatan modern seperti CT-Scan, C-Arms, rontgen, panoramis, dan USG turut melengkapi fasilitasnya.

“Inovasi ini menjadikan pelayanan dan tindakan medis di dalam kapal terpantau dan terkelola dengan baik serta cepat administratif,” jelas Kaharuddin.

Baca Juga: Jalin Kebersamaan, PT Timah Gelar Senam Sehat Bersama Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan Mentok

Selain fasilitas medis, KRI RJW-992 juga memiliki kemampuan mobilitas tinggi.

Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas penerbangan yang mampu menampung hingga tiga unit helikopter, dua unit ambulance boat, dua unit kapal LCVP, dan satu unit kapal RHIB.

Dengan keunggulan ini, kapal dapat beroperasi optimal dalam berbagai misi kemanusiaan maupun operasi militer.

Baca Juga: Jaga Keselamatan Wisatawan, Candi Borobudur Kini Dilengkapi Ambulans Siaga

Menurut Kaharuddin, KRI RJW-992 menjadi simbol kekuatan TNI AL dalam operasi kemanusiaan, khususnya dalam memberikan bantuan medis di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Selain itu, kapal ini juga berperan sebagai alat diplomasi Indonesia dalam misi kemanusiaan global, seperti yang dilakukan dalam bantuan untuk Palestina.

“Ini adalah bukti bahwa PT PAL Indonesia mampu menggabungkan aspek kemanusiaan dan pertahanan dalam satu platform,” tutupnya.***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler