Koleksi Surat-surat Berharga
Museum terdiri atas ruang tamu, kamar kerja, ruang tengah, kamar tidur keluarga, kamar tidur putri Ki Hajar, kamar tidur Ki Hajar, emperan, kamar mandi, dan dapur.
Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Pancaroba, Konsumsi Makanan Sehat dan Perbanyak Minum Air Putih
Museum menyimpan banyak koleksi surat-surat berharga, seperti surat penangkapan Tiga Serangkai (Douwes Dekker, Dr Cipto, dan Ki Hajar). Ada sekitar 879 surat berharga lainnya yang disimpan di sini.
Pengunjung yang datang juga bisa menikmati koleksi foto dan film. Salah satunya film Ki Hajar Dewantara, Pahlawan Nasional yang diproduksi PFN tahun 1960. Di museum ini juga disimpan sekitar 2.341 buku dengan tema ketamansiswaan, politik, budaya, dan sastra.
Selain surat-surat, foto dan buku, di museum dipamerkan pula perabotan rumah tangga yang sudah ada sebelum Ki Hajar menempati. Antara lain tempat tidur, meja tulis, meja kursi, pesawat telepon buatan Kellog 1927 Swedia, dan lemari pakaian.
Baca Juga: 8 Cara Melawan Rasa Malas Bekerja Setelah Libur Panjang
Museum ini beralamat di jalan Tamansiswa no 25, Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta. Buka dari hari Senin sampai Sabtu. Jam berkunjung dari pukul 08.00 sampai pukul 13.30 WIB. Tidak dipungut biaya untuk masuk ke museum ini. ****
Artikel Terkait
Libur Lebaran 2023, Tingkat Hunian Rata-Rata The Nusa Dua Capai 78,37%
Nggak Perlu Antri, Berikut Cara Mudah Reservasi Online Tiket Kereta Api Bandara
JPO Instagramable di Jakarta, Spot yang Cocok untuk Swafoto
Jalan-Jalan ke Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka