Salah satu fitur unggulan dari program ini adalah Mobil Uji Tanah (MUT), yang memungkinkan petani mengetahui kandungan hara tanah mereka.
Baca Juga: Buruan Daftar Lowongan Magang BUMN di PT Pupuk Indonesia Niaga, Cek Syaratnya!
Dengan demikian, petani bisa mendapatkan rekomendasi pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanah dan tanaman, sehingga dapat menerapkan praktik budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
"Aktivitas pendampingan berfokus pada peningkatan produktivitas, jadi apa yang dimaksud meningkatkan produktivitas ini adalah mendapatkan pendampingan lebih banyak, jumlah panennya lebih besar dari sebelumnya," jelas Tina.
Sejak diluncurkan, program Makmur telah menjangkau 170.969 petani dengan total luas lahan yang dibina mencapai 451.537 hektare di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Ajak Petani Tercatat di Maumere untuk Menebus Pupuk Subsidi dengan KTP
Program ini mencakup berbagai komoditas strategis, mulai dari padi, tebu, jagung, kelapa sawit, kopi, hingga hortikultura.
Dari total lahan yang terlibat, padi menjadi komoditas dominan dengan cakupan 124.845 hektare dan melibatkan lebih dari 40.000 petani.
Pada tahun 2025, Pupuk Indonesia menargetkan realisasi program Makmur di lahan seluas 500 ribu hektare, dengan 200 ribu hektare diperuntukkan bagi tanaman padi, sementara 300 ribu hektare lainnya mencakup berbagai komoditas non-padi seperti tebu, singkong, kopi, kakao, dan hortikultura.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Ajak Petani Sikka Segera Tebus Pupuk Bersubsidi 2025
Tina juga mengingatkan para petani untuk segera menebus pupuk bersubsidi yang telah dialokasikan pemerintah sebesar 9,55 juta ton pada tahun ini.
Alokasi tersebut terdiri atas Urea 4,6 juta ton, NPK 4,2 juta ton, NPK Formula Khusus 147.798 ton, serta pupuk organik sebanyak 500.000 ton.
"Pupuk Indonesia akan terus bekerja keras untuk berkontribusi mewujudkan swasembada pangan, dengan menyalurkan pupuk bersubsidi.
Baca Juga: Magang di BUMN Bersama PT Pupuk Indonesia Niaga, Sedang Dibutuhkan Posisi Staf Administrasi
"Pada tahun 2025, Pupuk Indonesia mendapat amanah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 9,55 juta ton, jadi para petani harus diingat, kalau sudah dapat jatahnya bapak ibu harus menebus, kalau tidak ditebus tahun depannya dikurangi, jadi harus rajin menebus, kalau tebus harus bawa KTP sama uang," tutup Tina.***
Artikel Terkait
PT Pupuk Indonesia Niaga Buka Lowongan Magang hingga 6 Februari, Pendidikan S1 Lebih Diutamakan
Buruan Daftar Lowongan Magang BUMN di PT Pupuk Indonesia Niaga, Cek Syaratnya!
Pastikan Rantai Distribusi Lancar, Dirut Pupuk Indonesia: Komitmen Kita Jamin Pupuk Berkualitas Terbaik
Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang Bersertifikat Resmi Kementerian BUMN, Simak Posisi dan Kualifikasinya Berikut
Pupuk Indonesia Pastikan Ketersediaan Pupuk Tetap Aman selama Ramadan 2025