Bio Farma Buka Peluang Kolaborasi Global dalam Russia-Indonesia Business Forum 2025

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 18 April 2025 | 17:30 WIB
Direktur Pengembangan Usaha Bio Farma, Yuliana Indriati pada sesi pemaparan di kegiatan Russia-Indonesia Business Forum. (biofarma.co.id)
Direktur Pengembangan Usaha Bio Farma, Yuliana Indriati pada sesi pemaparan di kegiatan Russia-Indonesia Business Forum. (biofarma.co.id)

“Dalam beberapa waktu lalu, Bio Farma telah banyak menjalin hubungan dengan negara zona EAEU, diantaranya bekerjasama dengan lembaga riset di St. Petersburg, Rusia dan juga melakukan ekspor vaksin ke beberapa negara anggota EAEU melalui lembaga UNICEF maupun secara bilateral,” ujarnya.

Baca Juga: Bio Farma Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025, Pastikan Perjalanan Lebih Sehat dan Nyaman

Yuliana juga mengungkap komitmen Bio Farma dalam mendukung misi global kesehatan, termasuk inisiatif vaksin di Afrika.

“Selain menciptakan kemandirian vaksin di dalam negeri. Saat ini, Bio Farma tengah aktif dalam meningkatkan taraf kesehatan global.

"Bio Farma mendukung program dari GAVI untuk menciptakan kemandirian vaksin di Kawasan Afrika.

Baca Juga: Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama BUMN 2025: Bio Farma Berangkatkan 600 Pemudik

"GAVI memiliki target pada tahun 2040, Benua Afrika telah memiliki industri vaksin secara mandiri yang tersebar di berbagai negara Afrika.

"Bio Farma memiliki peranan penting dalam mendorong kemandirian tersebut dengan program capacity building serta transfer teknologi,” tambahnya.

Forum ini menjadi momentum strategis untuk menggali potensi kerja sama yang lebih luas, terutama dalam pengembangan produk biologis, farmasi, hingga radiofarmaka.

Baca Juga: Bio Farma Terima Sertifikat Halal Vaksin BCG dari BPJPH, Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan

Skema transfer teknologi menjadi pintu masuk penting dalam membangun kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan kawasan Eurasia.

Kegiatan forum tidak hanya terbatas pada isu kesehatan, tetapi juga membahas topik lintas sektor seperti perdagangan, energi, logistik, pertanian, teknologi, industri halal, hingga pendidikan.

Tujuan utamanya adalah menciptakan iklim bisnis yang inklusif dan memperkuat sinergi antarnegara.

Baca Juga: Tekan Kasus DBD, Bio Farma Gelar Vaksinasi Dengue Gratis di Gianyar, Bali

Hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia yang terus berkembang diharapkan dapat naik kelas—dari sekadar transaksi perdagangan menjadi kolaborasi yang menciptakan rantai nilai jangka panjang dan berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: biofarma.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini