Nasabah dapat melakukan transaksi emas secara aman, mudah, dan bebas antrian, baik secara langsung di kantor cabang maupun melalui SuperApp BYOND.
Baca Juga: Final Four Proliga 2025 Masuki Hari Ketiga, Ini Deretan Tim yang Bertanding Hari Ini!
“Berbagai kemudahan cicil emas dan gadai emas di BSI antara lain dapat diakses secara offline di kantor-kantor cabang BSI serta secara online melalui BYOND by BSI."
"Untuk Investasi bisa melalui produk BSI Cicil Emas serta untuk kebutuhan dana tiba-tiba bisa memanfaatkan layanan BSI Gadai Emas,” katanya menekankan.
Selain itu, BSI juga aktif memberikan edukasi tentang investasi emas kepada masyarakat dari berbagai latar belakang.
Baca Juga: Cuma Tukar Telkomsel POIN, Hadiah Undi-Undi Hepi 2025 Bisa Sampai Mobil!
“Apabila masyarakat juga membutuhkan uang dalam waktu cepat, kami sarankan untuk tidak dijual emasnya, tetapi cukup digadaikan saja agar emas yang ada bisa tetap dimiliki."
"BSI Gadai Emas memiliki keunggulan Proses yang Mudah dan Cepat, Taksiran Emas Tinggi dan Biaya Lebih Murah. Jika sudah memiliki dana, emas yang digadaikan bisa dilunasi dan dimiliki kembali oleh nasabah,” ujar Anton.
BSI kini memperluas jangkauan bisnis emasnya dengan menghadirkan lebih dari 100.000 Agen BSI di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Lowongan Customer Service Assistant Telah Dibuka, GDPS Sebut Lokasi Kerja di Bandara Kualanamu
Agen-agen ini turut membantu dalam memberikan pemahaman dan literasi keuangan tentang investasi emas yang aman dan menguntungkan.
Anton juga menekankan bahwa investasi emas dapat menjadi solusi di tengah maraknya penipuan berkedok investasi tinggi imbal hasil. ***
Artikel Terkait
BSI Pastikan Kebutuhan Transaksi Jelang Idulfitri Aman, Uang Tunai Triliun Disiapkan
Menangkan Saldo Tabungan Rp500 Ribu! Ikuti BYOND-CITY Video Competition dari BSI
Sambut Lebaran 2025, Garuda Indonesia Bersama BSI dan InJourney Airports Hadirkan Posko Mudik BUMN
Bayar Pakai QRIS BYOND by BSI, Tiket VIP Berlima Trans Studio Bandung, Cibubur & Bali Diskon Besar!
BSI Genjot Perluasan Agen, Targetkan 123 Ribu Hingga Akhir Tahun 2025