Pupuk Kaltim Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Sekitar Lewat Program Pemeriksaan dan Senam Sehat

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 9 Mei 2025 | 21:30 WIB
Pupuk Kaltim gelar pemeriksaan kesehatan gratis dan senam sehat di Guntung dan Loktuan, bantu 1.000 warga tingkatkan kesadaran hidup sehat. (Dok. Pupuk Kaltim)
Pupuk Kaltim gelar pemeriksaan kesehatan gratis dan senam sehat di Guntung dan Loktuan, bantu 1.000 warga tingkatkan kesadaran hidup sehat. (Dok. Pupuk Kaltim)

Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Baca Juga: Bendungan Cijurey, Bagian Komitmen Brantas Abipraya Bantu Mengatasi Banjir di Karawang dan Bekasi

“Oleh karena itu Pupuk Kaltim mengambil langkah konkret mendukung percepatan pelayanan kesehatan khususnya di Kelurahan Guntung dan Loktuan,” ungkap F Purwanto.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa kegiatan serupa akan terus diperluas oleh Pupuk Kaltim sebagai bentuk inovasi sosial yang menjawab kebutuhan mendasar warga Kota Bontang.

Dirinya menilai kolaborasi antara sektor industri, layanan kesehatan, dan masyarakat penting untuk membangun lingkungan hidup yang sehat dan kuat.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata di Sekitar Candi Borobudur, Bisa Sekalian Dikunjungi Sembari Mengikuti Perayaan Waisak

“Pupuk Kaltim akan terus menjadi bagian dari solusi, karena kesehatan adalah hak setiap warga dan Perusahaan hadir untuk ikut memastikan hak itu terpenuhi,” tambahnya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Pupuk Kaltim. Ia menyebut kegiatan ini sangat sejalan dengan program Pemerintah Kota Bontang serta Asta Cita dari Pemerintahan Prabowo Gibran dalam upaya menjamin hak kesehatan masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini yang sangat kita butuhkan, mengingat inisiatif yang dijalankan Pupuk Kaltim selaras dengan upaya Pemerintah menghadirkan layanan kesehatan bagi warga secara menyeluruh,” ujarnya.

Baca Juga: Candi Borobudur Jadi Pusat Perayaan Waisak 2025, Jadi Momentum Perkuat Ekonomi dan Pariwisata

Menurut Neni, faktor kesehatan turut mempengaruhi produktivitas masyarakat secara signifikan. Ia menambahkan, capaian usia harapan hidup di Kota Bontang yang telah mencapai 77 tahun merupakan indikator positif dari keberhasilan pembangunan.

Meski demikian, pelayanan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, melainkan juga memerlukan pendekatan promotif dan preventif secara menyeluruh.

“Usia harapan hidup yang mencapai 77 tahun tentu tidak datang dengan sendirinya. Ini adalah hasil dari kerja kolaboratif, termasuk Pupuk Kaltim yang terus berkontribusi dalam penguatan layanan kesehatan primer bagi masyarakat. Hal ini sangat kami apresiasi dan terus dukung ke depannya,” ujar Neni.

Baca Juga: Telkomsel Bagi-bagi Hadiah Menarik Lewat Undi-Undi Hepi Spesial HUT ke-30, Ada Vespa hingga Toyota Veloz

Bagi warga, kegiatan ini menjadi momen berharga untuk memperoleh layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini