Salah satu langkah konkret dilakukan di Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, dengan membangun satu pabrik modern pengganti dua pabrik tua, yang diproyeksikan mampu menghemat hingga Rp 1,5 triliun per tahun.
“Bukan karena subsidi, kemudian keterjangkauan harga kita serahkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah.
"Tapi Pupuk Indonesia juga mempunyai tanggung jawab, pupuk yang kita produksi harus melalui proses yang lebih efisien,” tutup Rahmad.***
Artikel Terkait
Kolaborasi Global Jadi Fokus Pupuk Indonesia Wujudkan Ketahanan Pangan di Forum Internasional
Pupuk Indonesia Pastikan Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Manggarai Barat Aman, Petani Tanjung Boleng Dapat Kemudahan Akses
BUMN Pupuk Indonesia Buka Lowongan Magang Bidang Tata Kelola & Kepatuhan, Cek Syarat dan Link Daftarnya!
Pupuk Indonesia dan Kementan Kelola Lahan Rampasan Kejaksaan untuk Dukung Swasembada Pangan
PT Pupuk Indonesia Niaga Buka Lowongan Magang BUMN Sebagai Staf SDM & Umum, Simak Syarat dan Cara Daftarnya