Jakfar menambahkan, NPS tengah menyelesaikan instalasi simulator PLTMG yang akan menjadi sarana pelatihan dan peningkatan kompetensi operator kami.
Baca Juga: DAMRI Buka Jalur Bandung ke Bandara Soekarno-Hatta, Naik dari Kebon Kawung atau Pasteur
Selama enam tahun terakhir, PLTMG Nias telah berkontribusi memasok lebih dari 60% kebutuhan listrik sistem kelistrikan Nias.
Dibangun sejak 2017 dan mulai beroperasi penuh pada 2019, pembangkit ini mencatatkan performa EAF di atas 92%, menjadikannya komponen vital dalam menjaga keandalan listrik di kawasan barat Sumatra.
Serah terima ini turut menjadi momen apresiasi bagi mitra sebelumnya. Direktur Asset Solution PT Tripatra, Suraji Nugroho, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama masa kontrak.
“Nias adalah proyek pembangkit pertama kami dan menjadi saksi komitmen kami dalam menghadirkan listrik yang andal di daerah terpencil,” ujar Suraji.
Dengan beban puncak sistem kelistrikan Nias yang mencapai 40,7 MW dan daya mampu sistem sebesar 70,5 MW, PLTMG Nias memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Pulau Nias.
PLN NP melalui NPS siap meneruskan legacy baik dari pengelola sebelumnya, sekaligus menghadirkan transformasi menuju sistem pembangkitan yang lebih modern dan tangguh.***
Artikel Terkait
Asa Bergending, Wujud Kepedulian PLN NP UP Gresik Terhadap Pemberdayaan Kelompok Rentan
Dorong Ekonomi Hijau Daerah, PLN NP Gandeng Kabupaten Gunung Mas dan PLN EPI
Catat Rekor Tertinggi, Laba Asosiasi PLN Nusantara Power Mencapai Rp2,35 triliun
Lanjutkan Program PLN NP Class, PLN NP Perpanjang Kolaborasi dengan Pemprov Jatim Hingga Lima Tahun ke Depan
Renovasi Rampung, PLN Nusantara Power Serahkan Rumah Sehat untuk Istri Pensiunan
ISRA 2025, Program-program TJSL PLN Nusantara Power Diganjar Enam Penghargaan