"Langkah ini merupakan komitmen kami sebagai perseroan dalam menghasilkan Creating Share Value (CSV) yang berlandaskan Sustainable Developments Goals (SDGs) atau pembangunan yang berkelanjutan,” jelas Jatmiko.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Joko Waluyo menyatakan dukungannya sekaligus mengapresiasi program Electrifying Agriculture PLN dalam mendorong sektor agrikultur khususnya di Kabupaten Bantul.
"Kami mengapresiasi langkah PLN yang ikut memperhatikan sektor agrikultur khususnya di Kabupaten Bantul yang telah menjadi benchmark kedaulatan pangan. Kami berharap program ini terus meluas hingga ke pelosok wilayah sehingga turut merasakan manfaat program ini sehingga produktivitas petani meningkat dan tingkat kesejahteraan semakin membaik," tutup Joko Waluyo.***
Artikel Terkait
Periode Siaga Berakhir, PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah
Amankan Infrakstruktur Ketenagalistrikan KTT ASEAN ke 42, PLN Bersinergi Dengan Polri
Amankan Pasokan Batu Bara Untuk PLTU, PLN EPI Pasok 3,4 Juta Ton Untuk 3 PLTU
Mobilisasi KTT ASEAN 2023 Pakai Mobil Listrik, PLN Sediakan 108 SPKLU di Labuan Bajo dan Sekitarnya
Bersama Polri, PLN Sukses Amankan Infrastruktur Listrik KTT ASEAN ke-42 di Labuan Bajo