Bersama TCC, SBI mulai memperkenalkan solusi stabilisasi tanah kepada sektor pertambangan, untuk mengatasi berbagai masalah terkait tanah di area tambang secara efektif, efisien, aman dan menurunkan risiko kecelakaan.
Baca Juga: Perlukah Jalan Kaki 10.000 Langkah Setiap Hari Agar Sehat?
Tak hanya sektor pertambangan, namun potensi besar ini terdapat di berbagai wilayah di Indonesia seperti di lokasi IKN di Kalimantan, jalan-jalan umum dan proyek-proyek kereta api di Sumatra. Hal ini merupakan realisasi lainnya dari kerjasama strategis yang berfokus pada peningkatan penelitian dan pengembangan solusi-solusi berkelanjutan.
Potensi profitabilitas juga dikelola SBI melalui operasional yang efisien, bunga yang lebih rendah dari konversi utang konvensional ke sustainability linked loan, serta inovasi yang menghadirkan solusi-solusi inovatif untuk berbagai kebutuhan pembangunan pelanggan.***
Artikel Terkait
Semen Indonesia Raih Penghargaan Kategori Best Right of Shareholders
Pelindo dan Semen Indonesia Kolaborasi Perkuat Sinergi BUMN
Semen Indonesia Kembangkan Potensi Santri dalam Program Bakti BUMN
Cetak Sejarah! Dividen BUMN 2023 Capai Rp80,2 Triliun
BUMN Setor Dividen Rp80,2 Triliun untuk Negara, BRI Jadi Kontributor Terbesar