Kabar BUMN — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memberikan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah untuk menghadirkan penjamin simpanan emas.
Rencana ini muncul setelah peresmian bisnis bullion bank atau bank emas oleh Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025 lalu.
Direktur Penjualan dan Distribusi BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa kehadiran penjamin simpanan emas akan memberi jaring pengaman yang lebih kuat bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas industri.
Baca Juga: Gebong Memarong, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Suku Mapur Bersama PT Timah
Menurutnya, “Ini sebuah langkah yang sangat baik. Ada dorongan terhadap infrastruktur ekosistem bullion bank. Sehingga instrumen investasi logam mulia ini semakin terpercaya. Di sisi lain akan memperkuat stabilitas industri.”
Anton menegaskan, prioritas ini sejalan dengan pertumbuhan bisnis bullion bank yang terus menunjukkan prospek menjanjikan.
Sejak diresmikan awal tahun ini, logam mulia semakin diakui sebagai alternatif investasi yang aman dan stabil.
Baca Juga: Sejarah dan Isi Lengkap Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Langkah strategis pemerintah juga membantu menjaga kestabilan harga emas di pasar dalam negeri, terlebih emas dikenal sebagai safe haven sekaligus wealth protector yang penting di tengah ketidakpastian ekonomi.
“Potensi bullion bank ini sangat besar, bukan hanya untuk masyarakat sebagai nasabah, namun juga bagi ekonomi nasional."
"Seperti kita ketahui, logam mulia ini sebagai wealth protector untuk masyarakat. Emas juga mendukung daya tahan moneter dan fiskal sebuah negara,” ujar Anton.
Baca Juga: Meriahkan HUT RI ke-80, GDPS Hadirkan Lomba Seru untuk Seluruh Karyawan
BSI menjadi satu-satunya bank yang mendapatkan izin layanan bank emas setelah peresmian tersebut. Potensi bisnis ini tercermin dari lonjakan transaksi pembelian emas di BSI pada kuartal II/2025 yang meningkat 441% secara tahunan.
Total gramasi pembelian emas mencapai 693 kilogram, dengan jumlah transaksi mencapai 238.000 kali.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
BSI Dorong Akses Mudah ke Pasar Modal Syariah, RDN Syariah Tumbuh 26%
BSI dan Telkom Akses Bersinergi Dukung Pembiayaan Mitra Telekomunikasi
BSI Perkuat Digitalisasi UMKM Kuliner Halal Lewat Kolaborasi dengan Kuliner.id
BSI Perkuat Komitmen Investasi Hijau untuk Hadapi Bonus Demografi dan Transisi Energi
BSI Perkuat Akses KPR Bersubsidi Lewat Kolaborasi dengan BP Tapera dan PERSIS