“Bisnis bullion menjadi sumber pertumbuhan baru bagi BSI yang akan terus kami jaga pertumbuhannya secara berkelanjutan. Saat ini kami terus berupaya memperkuat inklusi bank emas. Sehingga masyarakat mudah mendapatkan logam mulia secara fisik maupun digital,” tambahnya.
Baca Juga: Koleksi Baru e-Money Mandiri, Desain Tahilalats HUT RI yang Ikonik
Sementara itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) masih menunggu arahan resmi pemerintah mengenai mekanisme penjaminan simpanan emas.
Direktur Eksekutif Manajemen Strategis dan Perumusan Kebijakan LPS, Ridwan Nasution, dalam Seminar Nasional bertema ‘Di Balik Kilau Emas: Siapa Penjamin Simpanan di Bullion Bank?’ yang diadakan Universitas Paramadina, menyampaikan bahwa simpanan emas saat ini belum masuk dalam skema penjaminan.
Ridwan menuturkan, pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama pemerintah dan DPR RI, dan LPS akan mengikuti arahan yang diberikan terkait kebijakan ini. ***
Artikel Terkait
BSI Dorong Akses Mudah ke Pasar Modal Syariah, RDN Syariah Tumbuh 26%
BSI dan Telkom Akses Bersinergi Dukung Pembiayaan Mitra Telekomunikasi
BSI Perkuat Digitalisasi UMKM Kuliner Halal Lewat Kolaborasi dengan Kuliner.id
BSI Perkuat Komitmen Investasi Hijau untuk Hadapi Bonus Demografi dan Transisi Energi
BSI Perkuat Akses KPR Bersubsidi Lewat Kolaborasi dengan BP Tapera dan PERSIS