Kabar BUMN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan lokomotif baru tipe CC 205 buatan Progress Rail, Amerika Serikat, di Stasiun Tanjungkarang, Rabu (20/8/2025)
“Pengoperasian lokomotif CC 205 baru perdana di Stasiun Tanjungkarang merupakan langkah penting untuk memperkuat sektor logistik nasional, khususnya dalam angkutan batu bara yang berperan vital dalam ketahanan energi nasional,” kata Direktur Pengelola Sarana Prasarana KAI Heru Kuswanto.
Lokomotif ini mampu menarik hingga 61 gerbong, setara dengan 3.050 ton barang, menggantikan sekitar 120 truk kontainer berukuran 40 kaki, sehingga memberikan efisiensi waktu serta turut mengurangi kemacetan dan polusi udara.
Baca Juga: Distribusi SPHP di Serang Dipantau Langsung, Harga Beras Berangsur Turun
Saat peresmian operasional Lokomotif baru di Stasiun Tanjung Karang itu, President & Chief Executive Officer Progress Rail John Newman menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh KAI.
“Kami berkomitmen penuh untuk mendukung KAI dalam mengembangkan usahanya secara efisien, aman, menguntungkan, dan berkelanjutan untuk tahun-tahun yang akan datang,” ujar John.
Proyek ini merupakan bagian dari investasi KAI sebesar USD 222,5 juta atau sekitar Rp3,56 triliun, yang mendukung proyeksi angkutan batu bara sebesar 111,2 juta ton dan 10,9 juta ton angkutan non-batu bara pada tahun 2029.
Baca Juga: Raih Automotive Awards 2025, DAMRI Jadi Role Model Transportasi Publik Masa Depan
Lokomotif CC 205 juga dirancang untuk mengurangi emisi CO₂ hingga 84%, sejalan dengan visi KAI mendukung sistem logistik nasional yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem logistik berbasis rel nasional, KAI juga mengimplementasikan pengadaan 1.125 unit gerbong datar BM 54 ton untuk angkutan barang di Sumatera Selatan.
Pengiriman tahap awal sebanyak 60 unit telah tiba di Divre III Palembang pada 6 Juli 2025 dan siap digunakan.
Setiap unit gerbong memiliki kapasitas muat hingga 15 ton, dengan total daya angkut mencapai 4.050 ton.
Baca Juga: Rig PDSI#43.3 Tuntaskan Eksplorasi di Nunukan, Pertamina Drilling Temukan Cadangan Gas Baru
Gerbong dirancang khusus untuk mengangkut komoditas berat seperti batu bara dan material konstruksi, sekaligus mendukung distribusi energi nasional yang efisien dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Tanpa Tiket Fisik, KAI Hemat Rp239 Juta Berkat Face Recognition
KAI Percepat Modernisasi dan Digitalisasi Infrastruktur Perkeretaapian Nasional
Rayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, KAI Hadirkan Livery Spesial dan Promo Merdeka
Peran KAI di Balik Lancarnya Penerbangan dan Mobilitas 1,62 Juta Penumpang di Bandara YIA
Rayakan Kemerdekaan di Kereta, KAI Ajak Penumpang Bersatu dalam Kumandang Lagu Indonesia Raya
Tarif Spesial Rp80 Dongkrak Pengguna LRT Jabodebek, KAI Layani 78 Ribu Penumpang pada HUT ke-80 RI