Kehadiran Rumah Singgah mendukung kelancaran sektor tersebut, karena pekerja dapat lebih fokus menjalankan tugas tanpa terganggu perjalanan pulang yang jauh dan berbahaya.
Baca Juga: Cicilan Tetap Jadi Andalan, Pembiayaan Konsumer BSI Tumbuh Positif
Dengan perlindungan ini, KAI memastikan pekerja di lapangan dapat menjaga produktivitas, sehingga layanan kepada pelanggan tetap optimal dan angkutan batu bara sebagai penyumbang utama pendapatan perusahaan tetap terjaga performanya.
KAI berharap Rumah Singgah ini menjadi bentuk nyata apresiasi KAI terhadap dedikasi pekerja di lapangan.
“Mereka adalah garda terdepan yang menjaga kelancaran perjalanan kereta api sekaligus mendukung operasional angkutan barang. Memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka berarti juga menjaga keberlangsungan layanan bagi masyarakat,” tutup Anne.***
Artikel Terkait
Peran KAI di Balik Lancarnya Penerbangan dan Mobilitas 1,62 Juta Penumpang di Bandara YIA
Rayakan Kemerdekaan di Kereta, KAI Ajak Penumpang Bersatu dalam Kumandang Lagu Indonesia Raya
KAI Meresmikan Pengoperasian Lokomotif Baru dari Amerika di Stasiun Tanjungkarang
Dengan Pengalaman dan Beragam Layanannya, KAI Services Jajaki Kolaborasi dengan Jasa Marga
KAI Hemat Rp2,5 Miliar dan Kurangi 1.400 Ton Emisi CO₂ per Tahun dengan Memanfaatkan Energi Surya
KAI Sediakan Ratusan Fasilitas Isi Ulang Air Minum di 45 Stasiun Jarak Jauh, Penumpang Lebih Hemat dan Sehat