Ribuan spanduk peringatan telah dipasang di lokasi rawan, ratusan bangunan liar di sekitar jalur KA ditertibkan, serta edukasi langsung ke masyarakat terus digencarkan.
Baca Juga: Pertamina Bangun Sentra Perikanan Terpadu “Belida Musi Lestari” di Banyuasin
KAI juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat untuk mendorong perubahan perlintasan sebidang menjadi tidak sebidang melalui pembangunan flyover atau underpass.
Di samping itu, perawatan dan peningkatan sarana prasarana di perlintasan resmi terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Dengan berbagai langkah preventif ini, kami berharap tingkat keselamatan perjalanan kereta api semakin meningkat. KAI berkomitmen menghadirkan transportasi massal yang aman, andal, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutup Anne.***
Artikel Terkait
KAI Hemat Rp2,5 Miliar dan Kurangi 1.400 Ton Emisi CO₂ per Tahun dengan Memanfaatkan Energi Surya
KAI Sediakan Ratusan Fasilitas Isi Ulang Air Minum di 45 Stasiun Jarak Jauh, Penumpang Lebih Hemat dan Sehat
Komitmen Melindungi Pekerja, KAI Mendirikan 31 Rumah Singgah di Stasiun Terpencil
KAI Bandara Dorong UMKM Klungkung Go Digital Lewat Relawan Bakti BUMN Batch VIII
KAI Warnai Stasiun Solo dengan Aksi Hijau, Pelanggan Bawa Pulang Eco-Enzyme hingga Benih
Naik 7,7 Persen dari Tahun Lalu, Laba Bersih KAI Capai Rp1,2 Triliun di Semester I-2025