Khusus Bulan September 2025, Beli Tiket KAI Cuma Bayar 80% dari Harga Asli

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 9 September 2025 | 16:30 WIB
KAI menghadirkan promo spesial HUT ke-80 berupa diskon 20% untuk pembelian tiket kereta api dan keberangkatan di bulan September 2025. (Instagram/@kai121_)
KAI menghadirkan promo spesial HUT ke-80 berupa diskon 20% untuk pembelian tiket kereta api dan keberangkatan di bulan September 2025. (Instagram/@kai121_)

Kabar BUMN – PT Kereta Api Indonesia (KAI) merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada September 2025 dengan menghadirkan hadiah spesial bagi para pelanggan setia.

Sepanjang bulan ini, penumpang bisa menikmati diskon tiket 20% untuk seluruh perjalanan kereta api komersial di Jawa dan Sumatera.

Lewat promo ini, masyarakat cukup membayar 80% dari harga normal untuk bepergian dengan kereta api, baik untuk liburan, perjalanan bisnis, maupun pulang kampung.

Baca Juga: BRI Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital, Volume Transaksi Merchant Tembus Rp105,5 Triliun

Promo berlaku serentak mulai 1–30 September 2025, dengan periode pembelian dan keberangkatan di tanggal yang sama.

Tak perlu repot, promo bisa didapatkan melalui semua kanal penjualan resmi KAI.

Jadwal keberangkatan pun mudah dicek lewat aplikasi Access by KAI.

Baca Juga: Makanan Tertua di Indonesia, Beberapa Tertulis pada Prasasti Abad ke 9

Syarat dan Ketentuan Promo HUT ke-80 KAI

1. Pembelian tiket promo dilakukan pada 1–30 September 2025 melalui seluruh kanal resmi KAI.

2. Diskon berlaku untuk keberangkatan di tanggal yang sama, yakni 1–30 September 2025.

3. Berlaku untuk KA komersial di Pulau Jawa dan Sumatera.

4. Jadwal keberangkatan dapat dicek melalui aplikasi Access by KAI.

5. Tidak berlaku untuk tarif khusus serta tidak bisa digabungkan dengan reduksi atau promo lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: Instagram @kai121_

Tags

Artikel Terkait

Terkini