Menuju 2026, Pemerintah dan Pupuk Indonesia Genjot Validasi Data Petani di e-RDKK, Siap Maksimalkan Penyaluran Pupuk Subsidi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 26 Oktober 2025 | 16:00 WIB
Pupuk Indonesia dan Kementan siap sukseskan e-RDKK 2026 untuk penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat sasaran dan lebih efisien. (Dok. Pupuk Indonesia)
Pupuk Indonesia dan Kementan siap sukseskan e-RDKK 2026 untuk penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat sasaran dan lebih efisien. (Dok. Pupuk Indonesia)

Sementara itu, Filius memaparkan bahwa hingga 3 Oktober 2025, realisasi pupuk bersubsidi nasional telah mencapai 5,73 juta ton atau 60 persen dari total alokasi nasional 9,55 juta ton.

Di Aceh sendiri, penyerapan mencapai 136.305 ton atau sekitar 51 persen dari kuota 267.114 ton. Jumlah petani Aceh yang telah menebus pupuk hingga Agustus tercatat 209.963 orang atau 45 persen dari total petani terdaftar.

Pupuk Indonesia juga memastikan stok pupuk bersubsidi di Aceh tetap aman dengan total 5.973 ton, terdiri dari urea, NPK, NPK Kakao, dan pupuk organik.

Baca Juga: PT Rajawali Nusindo Buka Lowongan Magang Akuntansi, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

“Seluruh pemangku kepentingan bersama-sama akan melakukan evaluasi dan memberikan penyuluhan agar serapan pupuk bersubsidi ini bisa tepat sasaran, sehingga harapan Pemerintah peningkatan produksi pangan khususnya di Provinsi Aceh dapat jauh lebih meningkat lagi,” tutup Filius. ***

 

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler