Selain itu, Kapoksi Pupuk Bersubsidi Kementerian Pertanian, Sry Pujiati, menekankan pentingnya perencanaan yang akurat dalam pengelolaan data pupuk bersubsidi.
Baca Juga: Dahana Ajak Media Subang Perkuat Sinergi Lewat Media Gathering 2025
Ia menyebut bahwa data yang tepat menjadi kunci lancarnya distribusi pupuk di lapangan.
“Penyusunan e-RDKK harus benar-benar disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Data yang akurat akan mempermudah distribusi, mengurangi hambatan, dan memastikan pupuk benar-benar diterima oleh petani yang berhak,” jelasnya.
Sosialisasi ini juga mendapatkan respon positif dari penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan para kios pengecer atau penerima titik serah.
Baca Juga: Kolaborasi Pertamina–IHC Hadirkan Program CSR Berkelanjutan di Kabupaten Jember
Mereka menilai kegiatan ini memberikan pemahaman lebih dalam mengenai mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi.
Dengan sinergi antara pemerintah, Pupuk Indonesia, distributor, kios resmi, dan petani, perusahaan optimistis target penyaluran pupuk organik bersubsidi di Gowa dapat tercapai sesuai rencana. ***
Artikel Terkait
Rayakan HUT ke-59, PT Dahana Gelar Khitanan Massal untuk Warga Subang
Dahana Gelar Lomba Mendongeng Bahasa Sunda untuk Lestarikan Budaya Lokal
Dahana Bangkitkan Semangat Lestarikan Seni Sunda Lewat Tari Jaipong
Dahana Ajak Media Subang Perkuat Sinergi Lewat Media Gathering 2025
PT Dahana Raih Dua Penghargaan K3 dari Pemprov Kalimantan Selatan