Pupuk Indonesia Niaga dan BKP Teken MoU Kerja Sama Pengadaan Amonia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 6 November 2025 | 16:00 WIB
PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) dan PT Batuta Kimia Perdana (BKP) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Selasa (4/11/2025). (pi-niaga.com)
PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) dan PT Batuta Kimia Perdana (BKP) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Selasa (4/11/2025). (pi-niaga.com)

Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga) dan PT Batuta Kimia Perdana (BKP) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Penandatanganan MoU menandai kerja sama strategis dalam pengadaan amonia antara kedua perusahaan tersebut.

MoU ini diharapkan dapat membantu memperkuat rantai pasok inudstri kimia nasional, khususnya industri ammonium nitrat yang akan dikembangkan BKP.

Baca Juga: Semen Baturaja Catat Kinerja Cemerlang Kuartal III-2025, Laba Naik Empat Kali Lipat dan Pendapatan Tembus Rp1,78 Triliun

PI Niaga sendiri berperan sebagai pemasok amonia untuk kebutuhan pabrik yang rencananya akan beroperasi pada tahun 2027 tersebut.

Direktur Utama PI Niaga Trudo HD menyatakan, MoU ini merupakan wujud komitmen PI Niaga dalam mendukung industri kimia nasional melalui jaminan pasokan bahan baku yang berkualitas.

“Kerja sama ini bukan sekadar transaksi jual beli, tetapi juga merupakan sinergi yang terintegrasi dalam ekosistem Pupuk Indonesia Grup,” jelas Trudo HD.

Baca Juga: Tol Pekanbaru–Dumai Dipoles, Hutama Karya Siapkan Layanan Prima Sambut Nataru 2025

Trudo mengungkapkan, sumber amonia ini berasal dari PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), salah satu produsen Amonia terbesar di dunia, yang juga merupakan anak Perusahaan Pupuk Indonesia

Ia menambahkan, kelancaran logistik kerja sama ini juga didukung penuh PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) yang akan menyediakan layanan angkutan laut, memastikan efisiensi dan keamanan pengiriman Amonia dari produsen ke konsumen.

“Kami optimis, model kerja sama end-to-end yang melibatkan produksi, niaga, dan logistik ini akan memberikan nilai tambah maksimal, tidak hanya bagi PI Niaga dan BKP, tetapi juga memperkuat ketahanan rantai pasok industri dalam negeri,” tegas Trudo.

Baca Juga: FABA Jadi Sumber Nilai Ekonomi Baru, PLN Sambut Penetapan SNI 9387:2025 oleh BSN

Direktur Utama BKP Hendy Roswandy menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan bahwa pabrik ammonium nitrat yang akan dibangun BKP membutuhkan pasokan ammonia yang berkelanjutan dengan harga yang kompetitif.

“Kemitraan dengan PI Niaga ini memberikan kami kelangsungan pasokan dari sumber terpercaya,” tutup Hendy.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: pi-niaga.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini