Pupuk Indonesia Dukung Penurunan Harga Pupuk Subsidi, Gerak Cepat Penuhi Kebutuhan Musim Tanam Akhir Tahun 2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 8 November 2025 | 19:45 WIB
Pupuk Indonesia beserta seluruh anak perusahaannya terus mempercepat penyaluran pupuk subsidi menjelang musim tanam akhir tahun 2025. (pupuk-indonesia.com)
Pupuk Indonesia beserta seluruh anak perusahaannya terus mempercepat penyaluran pupuk subsidi menjelang musim tanam akhir tahun 2025. (pupuk-indonesia.com)

Kabar BUMN – PT Pupuk Indonesia (Persero) beserta seluruh anak perusahaannya terus mempercepat penyaluran pupuk subsidi menjelang musim tanam akhir tahun 2025.

Langkah ini menjadi bukti nyata dukungan perusahaan terhadap kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru, yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan daya beli petani.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan lancar hingga ke pelosok negeri.

Baca Juga: GDPS Masih Rekrut Mobile Product Specialist, Penempatan di Cengkareng!

“Hari ini kita ke sini tidak hanya pabrik yang kita pastikan, gudang kita pastikan, sekarang juga kita pastikan truknya bisa berjalan semuanya dengan baik dan lancar.

"Jadi menarik, karena ini adalah pupuk yang kita kirim dengan HET yang baru, yang sudah turun 20 persen,” ungkap Rahmad saat kegiatan Pelepasan Pengiriman Pasokan Pupuk Subsidi di Kawasan Industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025).

Pada kesempatan tersebut, Pupuk Indonesia melalui Petrokimia Gresik secara simbolis melepas pengiriman 145 ton pupuk subsidi, yang terdiri atas 30 ton urea, 60 ton NPK, 30 ton ZA, dan 25 ton pupuk organik.

Baca Juga: PELINDO Buka Lowongan Magang di Bidang Pengembangan Bisnis, Simak Syarat dan Pendaftarannya

Pengiriman ini ditujukan ke Gudang Talok dan Sumberejo di Bojonegoro, Gudang Jenu di Tuban, serta Gudang Paron dan Sidokerto di Ngawi.

Seluruh pupuk subsidi tersebut sudah bisa ditebus petani terdaftar menggunakan HET terbaru.

Rahmad menjelaskan, kebijakan penurunan HET sebesar 20 persen akan memperluas akses petani terhadap pupuk.

Baca Juga: Kreatif dan Berkelanjutan, PT TIMAH Tbk Ubah Knalpot Ilegal Jadi Rumpon Ramah Lingkungan

Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik.

“Ini karena kebijakan yang pro-petani, pro-rakyat, pro-ketahanan pangan dari Bapak Presiden Prabowo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Sumber: pupuk-indonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini