"Sebab proses ini perlu disinkronisasi dengan visi dan kebijakan pemerintah agar tepat sasaran sesuai Program Prioritas Pembangunan dan Pengembangan Industri Pertahanan dalam mewujudkan industri yang sehat, maju, mandiri, dan berdaya saing global dengan target ranking industri pertahanan di bawah peringkat 100 besar sampai dengan 2029 salah satunya Pindad di dalamnya,” jelas Kresno Pratowo.
Baca Juga: Bertabur Hadiah Mewah, Undi-Undi Hepi Siap Manjakan Pelanggan Telkomsel di Bulan November 2025
Ia menambahkan, Kemenko Polkam berharap dapat memperoleh berbagai masukan dari PT Pindad untuk penyusunan tindak lanjut rekomendasi kebijakan penguatan industri pertahanan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional 2025–2029.
Setelah sesi penyambutan dan diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan produk-produk unggulan PT Pindad, sesi tanya jawab interaktif, serta penyerahan cinderamata antara kedua pihak.
Kunjungan kemudian diakhiri dengan foto bersama dan peninjauan langsung ke fasilitas produksi di Divisi Kendaraan Khusus serta Divisi Senjata PT Pindad.
Baca Juga: Besok! DAMRI Hadirkan Promo Twindate 11.11, Diskon 20% untuk Tiket AKAP di Pulau Jawa
Melalui kegiatan ini, PT Pindad dan Kemenko Polkam menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional yang berdaya saing global, sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia tangguh dan berdaulat.***
Artikel Terkait
PT Pindad Jalin Kerja Sama dengan BPDP dan ITB, Upaya untuk Perkuat Kemandirian Industri Pertahanan Nasional
Cegah Sengketa, TJSL Pindad dan BPN Malang Sosialisasikan Pentingnya Legalitas Tanah
Bakamla RI dan PT Pindad Perkuat Sinergi untuk Pengembangan Alutsista Laut Nasional
Babak Baru Industri Pertahanan, PT Pindad dan FN Herstal Resmikan Kerja Sama Baru untuk Pengembangan Senjata Modern
Pindad dan BRIN Resmikan Kolaborasi Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Nasional