"Keselamatan proses giling dari hari pertama sampai terakhir harus dijaga. Termasuk pengawalan pencegahan kebakaran karena saat el nino ini rawan. Prioritas adalah keselamatan karyawan serta kerja sama dengan petani untuk menjaga tebunya," ungkapnya.
Baca Juga: Kolaborasi, Kilang Pertamina Unit Balikpapan Edukasi Pelajar Tentang Mengatasi Bahaya di Pantai
Kemudian Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo menyatakan bahwa momentum musim giling tebu tahun ini sangat penting untuk menentukan pencapaian produksi gula nasional pada tahun 2023.
Menurutnya, rencana produksi gula konsumsi pada musim giling tahun ini adalah sebesar 2,6 juta ton, dengan kebutuhan gula nasional di angka 3,4 juta ton setahun.
"Untuk memenuhi kebutuhan nasional sebesar 3,4 juta ton memang masih diperlukan pengadaan dari luar. Namun perlu kita apresiasi bahwa tahun ini rencana impor lebih kecil dari tahun lalu yang berada di posisi lebih dari 1 juta ton. Ini merupakan langkah awal yang baik dalam mewujudkan swasembada gula," tuturnya.***
Artikel Terkait
Optimalisasi Teknologi Pangan Gula, Sinergi ID FOOD dan BRIN
ID FOOD Launching Produk Retail Pangan
Wamen BUMN I Pahala Kunjungi Aset Gudang Pangan ID FOOD Group
Ramadan, ID FOOD Siapkan Paket Pangan, Minyak Goreng, dan Stok Daging Lokal
Pekan Pertama Mei 2023, ID FOOD Sebar Bantuan Pangan Stunting ke 469.921 KRS di Lima Provinsi