“Bus Transjakarta itu nantinya bisa diintegrasikan dengan transportasi publik yang khusus untuk di dalam kawasan Bandara Soekarno-Hatta seperti misalnya shuttle bus dan Skytrain, untuk mempermudah pekerja di bandara,” ujar Muhammad Awaluddin.
Bandara Soekarno-Hatta merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia dan telah menjadi pusat kegiatan bisnis yang turut berkontribusi dalam penciptaan lapangan pekerjaan.***
Artikel Terkait
Angkasa Pura Airports Pilih Pengelola Baru di Bandara Surabaya dan Bali
Bertemu Parlemen Eropa, Angkasa Pura II Bahas Pentingnya Dekarbonisasi di Sektor Aviasi
Dukung Kelancaran Angkutan Haji 2023, Angkasa Pura Airports Siapkan 6 Bandara
Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji 2023 Melalui Bandara Angkasa Pura II, Ada 6 Bandara
Cetak Nilai Belanja Rp352 juta, Angkasa Pura I Jadi Perusahaan dengan Transaksi Tertinggi Ketiga di PaDi UMKM