“Menyongsong Q4-2025 indeks ekspektasi semua komponen menguat karena kemungkinan adanya peningkatan permintaan pada perayaan Nataru, belanja pemerintah yang makin pesat pada akhir tahun, dan prospek pertumbuhan ekonomi yang tetap baik,” ucap Akhmad.
Dari segi sektoral, Indeks Bisnis UMKM juga secara umum masih berada pada zona ekspansif, meskipun beberapa sektor mengalami perlambatan.
Sektor konstruksi mencatat kinerja paling kuat (112,0), ditopang semakin maraknya proyek pemerintah dan swasta menjelang akhir tahun.
Sektor pertanian juga menunjukkan akselerasi ekspansi seiring harga input yang terjangkau dan musim kemarau basah yang meningkatkan produktivitas pada tanaman padi dan hortikultura.
Ditambah dengan harga jual produk pertanian yang menarik mendorong omset usaha pun membaik.
Baca Juga: Makin Awal, Makin Hemat! DAMRI Berikan Diskon Spesial di Awal Bulan Desember 2025
Sementara itu, sektor pertambangan masih ekspansif karena meningkatnya permintaan pasir, batu dan galian tanah dari sektor konstruksi.
Namun ekspansi sektor ini melambat, karena curah hujan yang tinggi dan adanya regulasi beberapa Pemda yang membatasi penambangan pasir.
Selanjutnya, beberapa sektor seperti industri pengolahan, hotel, dan restoran, perdagangan, serta pengangkutan mengalami perlambatan atau kontraksi akibat normalisasi permintaan pasca HBKN, kenaikan harga input, daya beli masyarakat yang masih lemah, serta persaingan usaha yang semakin ketat.
Baca Juga: TASPEN Tegaskan Layanan Seluruhnya Gratis dan Peringatkan Maraknya Penipuan Panggilan Video
Sektor jasa-jasa masih mencatat ekspansi karena aktivitas pekerja dan pelajar kembali normal.
Adapun, pada Q3-2025 tercatat Indeks Sentimen pebisnis UMKM berada di angka 111,9, menandakan lebih banyak pelaku usaha yang memberikan penilaian “baik” dibanding “buruk”.
Ekspektasi pelaku UMKM untuk kuartal IV 2025 juga diketahui menguat mencapai 134,8 dari kuartal sebelumnya yang hanya 133,3 poin, ditunjang oleh keyakinan terhadap prospek sektor usaha, prospek usaha responden, serta prospek perekonomian nasional.
Baca Juga: Bio Farma Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Barat
Artikel Terkait
Peran Besar Pembiayaan KUR BRI Terhadap Keberlanjutan UMKM
Pundi Craft Tumbuh Bersama Pemberdayaan Rumah BUMN BRI
BRI Permudah Pembayaran Digital lewat Fitur QRIS Berbasis Kartu Kredit
BRI Peduli Hadirkan Reverse Vending Machine di KOPLING 2025, Ajak Pengunjung Partisipasi Kelola Sampah
BRI Edukasi Nasabah untuk Pencegahan Kejahatan Siber di Tengah Kemudahan Akses Layanan Digital
BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir di Padang