PLN EPI bersama kementerian terkait tengah membangun jaringan hub dan sub-hub di berbagai daerah.
Fasilitas tersebut akan menjadi titik pengumpulan bahan baku, produksi pelet biomassa, hingga kontrol kualitas sebelum dikirim ke pembangkit. Model ini juga akan membuka lapangan kerja dan sumber pendapatan baru di desa-desa penghasil biomassa.
Hokkop menegaskan bahwa percepatan pemanfaatan bioenergi tidak hanya berkaitan dengan agenda lingkungan, tetapi strategi kunci untuk memperkuat kemandirian energi nasional, mengurangi ketergantungan pada impor energi fosil, serta membangun ekonomi hijau berbasis potensi domestik.
“Dengan kolaborasi dan investasi yang tepat, bioenergi bisa menjadi tulang punggung ketahanan energi Indonesia,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Dorong Standardisasi Pasokan dan Ekonomi Desa, PLN EPI Luncurkan Marketplace Biomassa untuk Cofiring
Di Tengah Keyakinan Gas Tetap Menjadi Pilar Transisi Energi, PLN EPI Ingatkan Tantangan Pasokan dan Infrastruktur
PLN EPI Pacu Pengembangan LNG Midstream untuk Tekan Biaya Bahan Bakar Pembangkit
30 Pegawai PLN EPI Hijaukan Pesisir PIK dengan 1.000 Mangrove di Hari Menanam Pohon Indonesia
PLN EPI Sabet 10 Penghargaan Global LACP Spotlight dan Inspire Award 2025
PLN EPI Pacu Transisi Energi Lewat Co-firing Biomassa Sorgum di PLTU Pelabuhan Ratu