Melalui Skema KSO, WEGE Raih Kontrak Pembangunan Gedung dan Kawasan DPR II di IKN Senilai Rp1,96 Triliun

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 8 Desember 2025 | 15:00 WIB
proyek Gedung DPR II ini memiliki standar teknis yang tinggi, termasuk penerapan Smart Building dan Green Building. (DOK. WEGE)
proyek Gedung DPR II ini memiliki standar teknis yang tinggi, termasuk penerapan Smart Building dan Green Building. (DOK. WEGE)

Kabar BUMN - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menandatangani kontrak paket pekerjaan konstruksi terintegrasi Rancang dan Bangun (Design and Build) untuk Pembangunan Bangunan Gedung dan Kawasan Lembaga DPR II di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Paket pekerjaan senilai Rp1,96 Triliun (termasuk PPN) ini bagian dari kontrak yang WEGE kerjakan melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) bersama PT Nindya Karya dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Penandatanganan kontrak dilaksanakan di Nusantara pada hari Kamis (4/12/2025) oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) XVI-2025 Satuan Kerja Otorita Ibu Kota Nusantara, Alfrits Steeve Willy Makalew, dan Direktur Operasi II WEGE sekaligus Kuasa KSO WEGE-NINDYA-WIKA, Dwi Purnomo.

Baca Juga: Perusahaan Anak BRI Group Catat Laba Rp8,2 Triliun, Kontribusi ke Induk Capai 19,9 persen

Menanggapi perolehan kontrak baru ini, Dwi Purnomo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Otorita IKN dan menegaskan komitmen KSO untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga selaras dengan visi keberlanjutan IKN.

Dwi menjelaskan, proyek Gedung DPR II ini memiliki standar teknis yang tinggi, termasuk penerapan Smart Building dan Green Building.

“Dengan sinergi keahlian dari WEGE, Nindya Karya, dan WIKA, kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan amanah ini dengan kualitas terbaik, tepat waktu, dan mengutamakan keselamatan kerja (K3),” ujar Dwi usai penandatanganan kontrak.

Baca Juga: Telkom Resmikan neuCentrIX di Jayapura, Kukuhkan Papua Sebagai Hub Digital Kawasan Timur Indonesia

WEGE (KSO) diamanatkan untuk mengerjakan proyek dengan masa pelaksanaan selama 750 hari kalender.

Lingkup pekerjaan mencakup dua bagian besar, yaitu:

Pembangunan Bangunan Gedung: Meliputi Gedung B2, C2, dan D. Pekerjaan ini mencakup arsitektur, interior, struktur, dan MEP (Mechanical, Electrical, and Plumbing).

Penataan Kawasan: Meliputi pekerjaan geoteknik, lansekap, tata cahaya kawasan, jalan dan jembatan, serta jaringan utilitas kawasan (air minum, air limbah, dan drainase).

Baca Juga: Jelang Natal, PTPN IV Regional III Berbagi Kepedulian dengan Para Lansia di Pekanbaru

Sejalan dengan visi IKN sebagai kota masa depan yang berkelanjutan, proyek ini akan menerapkan standar tinggi dalam konstruksi modern.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini