Bio Farma dan POGI Gelar Vaksinasi HPV Massal untuk 500 Perempuan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Sabtu, 27 Desember 2025 | 21:30 WIB
Direktur Sales Bio Farma, Kamelia Faisal (ketiga dari kanan) pada kegiatan Vaksinasi HPV Massal: Perlindungan 500 Perempuan Menuju 500 Tahun DKI Jakarta. (biofarma.co.id)
Direktur Sales Bio Farma, Kamelia Faisal (ketiga dari kanan) pada kegiatan Vaksinasi HPV Massal: Perlindungan 500 Perempuan Menuju 500 Tahun DKI Jakarta. (biofarma.co.id)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut positif pelaksanaan vaksinasi HPV massal sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas kesehatan perempuan.

Baca Juga: Suplai Beton Readymix WSBP di Bendungan Bener Paket II Tembus Separuh Kebutuhan

“Saya menyambut baik inisiatif POGI dalam menyelenggarakan kegiatan 500 Vaksin HPV Gratis menuju 500 Tahun Jakarta.

"Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan perempuan, khususnya dalam pencegahan kanker serviks.

"Vaksinasi merupakan salah satu langkah preventif yang telah terbukti efektif serta menjadi bagian penting dari sistem kesehatan nasional,” ujar Pramono.

Baca Juga: Mengapa Kembang Api Sangat Identik dengan Perayaan Tahun Baru?

Sementara itu, Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, menegaskan komitmen Bio Farma sebagai BUMN Kesehatan dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi perempuan Indonesia.

“Sebagai BUMN Kesehatan, Bio Farma memiliki mandat strategis untuk menjaga ketahanan dan kemandirian kesehatan nasional.

"Pada kegiatan ini, Bio Farma berkontribusi melalui penyediaan vaksin HPV kuadrivalen Nusagard yang memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18, tipe yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks.

Baca Juga: BSI Perkuat Layanan Syariah di Tangerang Lewat Kantor Area Banten

"Kontribusi ini merupakan wujud nyata komitmen Bio Farma dalam memperluas akses perlindungan kesehatan bagi perempuan Indonesia,” jelasnya.

Kanker serviks hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia.

Data nasional mencatat, setiap sekitar 25 menit satu perempuan Indonesia meninggal akibat kanker serviks, padahal hingga 90 persen kasus dapat dicegah melalui vaksinasi HPV dan deteksi dini.

Baca Juga: Bantuan Medis PT TIMAH Tbk Ringankan Beban Keluarga Syamsul Bahri

Kolaborasi antara Bio Farma dan POGI ini sejalan dengan arah kebijakan nasional, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan peran perempuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: biofarma.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini