Kabar BUMN - PT Bio Farma (Persero) kembali menegaskan posisinya sebagai perusahaan farmasi nasional berorientasi pembangunan berkelanjutan setelah kembali meraih peringkat Platinum dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang digelar oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Eksekutif NCCR, Ali Darwin, dan diterima oleh AVP Corporate Communications Bio Farma, Zaki Zakaria.
Prestasi ini menjadi pencapaian empat tahun berturut-turut bagi Bio Farma sejak 2022 hingga 2025, sekaligus mengukuhkan konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis, operasional, serta pengelolaan dampak di seluruh rantai nilai.
Baca Juga: Badak LNG Sapu Empat Penghargaan di IQSA 2025, Sukses Pertahankan Rekam Jejak 19 Tahun Tanpa LTI
Selain itu, keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen Bio Farma dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui tata kelola yang transparan, pengungkapan data yang kredibel, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Dalam sambutan virtualnya, Chairman Board of Trustee NCCR, Bambang Brodjonegoro, menegaskan relevansi laporan keberlanjutan terhadap daya saing korporasi.
“Perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan global yang semakin terukur dan dapat diperbandingkan.
Baca Juga: Kolaborasi untuk Anak Bangsa: PT TIMAH Serahkan Bantuan MBG ke Pelajar SDN 24 Tanjungpandan
"Dengan data yang kuat, konsisten, dan selaras dengan standar global, laporan keberlanjutan dapat menjadi alat strategis yang menunjukkan kesiapan organisasi menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan.
"Laporan keberlanjutan juga memiliki peran untuk meningkatkan daya saing perusahaan, baik di tingkat regional, maupun internasional,” tutur Bambang.
Senada dengan itu, Direktur Eksekutif NCCR, Ali Darwin, menekankan bahwa laporan keberlanjutan kini telah menjadi elemen kunci dalam praktik bisnis bertanggung jawab.
Baca Juga: Siap Liburan? Tiket Whoosh Periode Akhir Tahun Sudah Tersedia, Tarif dari Rp250.000
Menurutnya, perusahaan tidak hanya dituntut memenuhi persyaratan teknis, tetapi juga memperlihatkan komitmen jangka panjang dalam mengelola dampak material.
Ali turut menyampaikan bahwa kualitas pengungkapan sangat berpengaruh terhadap kepercayaan investor, akses pembiayaan, dan daya saing perusahaan di tengah perekonomian hijau.
Artikel Terkait
Jelang DCVMN ke-26 di Bali, Bio Farma Bersama Produsen Vaksin Dunia Tegaskan Komitmen Bangun Ketahanan Kesehatan Global
Bio Farma Perkuat Sinergi Global untuk Mewujudkan Kemandirian dan Ketahanan Vaksin Dunia
Bio Farma Group Dorong Edukasi Kesehatan dan Vokasi Lewat Program Pengajaran di Bekasi
Vaksin HPV NusaGard Kini Halal, Bio Farma Semakin Solid Dukung Kesehatan Bangsa
Bio Farma dan POGI Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Kesehatan Perempuan Indonesia