Kelompok Tani Mitra Mandiri saat ini beranggotakan 10 orang yang menjalankan kegiatan pertanian secara gotong royong.
Selain digunakan bersama, mini kultivator tersebut juga berpotensi disewakan guna mendukung biaya perawatan alat dan kas kelompok.
“Tujuan utama kami adalah pemberdayaan anggota kelompok dan masyarakat. Hasil pertanian ini tidak hanya untuk kebutuhan kelompok, tapi juga mendukung pangan masyarakat sekitar,” jelas Azhar.
Baca Juga: Menjelajah Dunia Bawah Laut di BXSea Bintaro, Destinasi Wisata Indoor untuk Semua Usia
Selain dari PT TIMAH Tbk, kelompok tani ini juga pernah menerima bantuan pupuk dari pemerintah desa.
Menurut Azhar, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian di desa.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PT TIMAH Tbk. Ini adalah kali pertama kami menerima bantuan alat pertanian, dan dampaknya sangat besar. Semoga ke depan dukungan sarana dan prasarana pertanian terus berlanjut untuk mendukung sektor pertanian masyarakat,” tutupnya.
Baca Juga: Noctourism, Tren Wisata Malam yang Tawarkan Sensasi Menikmati Perjalanan Saat Gelap Tiba
Melalui program tersebut, PT TIMAH Tbk berharap dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.***
Artikel Terkait
Dukung Regenerasi Atlet, PT TIMAH Tbk Ambil Peran di Kejuaraan Taekwondo Pelajar Bangka Belitung
Sambut 2026 dengan Semangat Baru, PT TIMAH Tbk Gelar Contemplation 2025
Perkuat Fondasi Generasi Masa Depan, PT TIMAH Bantu Fasilitas Pendidikan TPA Bunayya
Menjelang 2026, PT TIMAH Tegaskan Peran Strategis Lewat Ekspor Akhir Tahun
CSR PT TIMAH Tbk Dorong Pemulihan Infrastruktur Pesisir di Bangka Barat