Kabar BUMN - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat pemberdayaan ekonomi ibu-ibu prasejahtera melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Hingga kini, program ini telah menjangkau sekitar 22,7 juta perempuan di lebih dari 6.000 kecamatan di seluruh Indonesia.
Mekaar tidak hanya memberikan pembiayaan ultra mikro, tetapi juga pendampingan berkelanjutan.
Baca Juga: Promo Tambah Daya PLN Awal 2026, Ini Cara Klaim E-Voucher Diskon 50 Persen
Nasabah dibekali literasi usaha, keuangan, hingga digital agar mampu mengelola bisnis secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
Upaya ini sejalan dengan tren penurunan angka kemiskinan nasional.
Pada Maret 2025, tingkat kemiskinan tercatat 8,47 persen atau sekitar 23,85 juta jiwa, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: 4 Gili di Lombok yang Paling Sepi dan Masih Jarang Dikunjungi Orang
Meski begitu, tantangan di tingkat akar rumput masih membutuhkan dukungan nyata, terutama bagi perempuan pelaku usaha mikro.
Sejumlah riset menunjukkan dampak positif program PNM.
Studi BRI Research Institute mencatat mayoritas nasabah merasakan peningkatan kemandirian finansial, sementara riset INDEF menunjukkan sebagian besar nasabah mengalami kenaikan pendapatan setelah bergabung dengan program pemberdayaan.
Baca Juga: BULOG Siapkan Langkah Terukur Hadapi Penugasan Nasional Tahun 2026
Sekretaris Perusahaan PNM Dodot Patria Ary menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi kunci penguatan ekonomi keluarga.
“Kami melihat ibu-ibu prasejahtera memiliki semangat besar untuk tumbuh dan mengembangkan usahanya, namun kerap terkendala keterbatasan akses dan pendampingan.
Artikel Terkait
PNM Akan Memperkuat Pelayanan Berbasis Customer Experience di 2026
PNM Perkuat UMKM Ultra Mikro Lewat Pemberdayaan Terintegrasi Sepanjang 2025
Dari Saparua untuk Masa Depan: Kisah Bu Selly, Guru TK Gratis yang Bangkit Bersama PNM Mekaar
Pendekatan Humanis AO PNM Buka Akses Keuangan Aman bagi Ibu Prasejahtera
PNM Hijaukan Negeri, Tanam Ratusan Ribu Pohon untuk Pulihkan Lingkungan dan Tekan Emisi Karbon