Setiap foto tidak hanya menampilkan visual, tetapi juga menyimpan cerita tentang ketahanan, kerja keras, dan harapan.
Baca Juga: Update Harga Tiket Mookiland Park Bali 2026, Playground Anak Favorit Kuta Utara
Antusiasme pengunjung pameran terlihat jelas di lokasi. Banyak orang melambatkan langkah, berhenti sejenak di depan bingkai foto, hingga terdiam saat membaca kisah di balik setiap gambar.
“Foto-foto ini bikin perjuangan perempuan makin ter-highlight. Sebagai sesama perempuan saya tau betul perjuangan beratnya, saya jadi langsung ingat sosok ibu, dan rasanya lebih terharu sekarang,” ungkap salah satu pengunjung.
Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat narasi pemberdayaan melalui dokumentasi visual.
Baca Juga: SIG Perkuat Kolaborasi Strategis Lewat Infrastructure Summit untuk Dorong Peluang Bisnis 2026
Menurutnya, foto-foto tersebut juga menunjukkan bagaimana perempuan kerap menjadi pusat ketahanan sekaligus agen perubahan dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
Lebih dari sekadar pameran karya, kegiatan ini menjadi pengingat di tengah padatnya aktivitas kota bahwa banyak perjalanan hidup bertumpu pada perempuan-perempuan yang terus berjuang.
Mereka hadir sebagai lentera yang menyala, menopang kehidupan, dan memberi arah bagi generasi di sekitarnya. ***
Artikel Terkait
PNM Perkuat UMKM Ultra Mikro Lewat Pemberdayaan Terintegrasi Sepanjang 2025
Dari Saparua untuk Masa Depan: Kisah Bu Selly, Guru TK Gratis yang Bangkit Bersama PNM Mekaar
Pendekatan Humanis AO PNM Buka Akses Keuangan Aman bagi Ibu Prasejahtera
PNM Hijaukan Negeri, Tanam Ratusan Ribu Pohon untuk Pulihkan Lingkungan dan Tekan Emisi Karbon
Bukan Sekadar Pembiayaan, Program PNM Bantu Ibu-Ibu Bangun Usaha Berkelanjutan