Waskita Karya Segera Rampungkan Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Jalur Layang di Atas Tol Ir Wiyoto Wiyono Telah Tersambung Penuh

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 19 Januari 2026 | 13:30 WIB
Proyek LRT Jakarta fase 1B yang dibangun Waskita Karya. (Dok. Waskita Karya)
Proyek LRT Jakarta fase 1B yang dibangun Waskita Karya. (Dok. Waskita Karya)

Kabar BUMN - Proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk kian mendekati tahap penyelesaian.

Salah satu capaian penting terbaru adalah tersambungnya 100 persen jalur layang LRT yang melintas di atas Jalan Tol Ir Wiyoto Wiyono.

Secara keseluruhan, pembangunan proyek milik PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dengan nilai investasi Rp4,1 triliun tersebut telah mencapai progres 89,22 persen hingga akhir 2025.

Baca Juga: 4 Mall Terbaru di Jakarta, Bisa Menjadi Tujuan Wisata Belanja dan Kuliner Tahun 2026

LRT Jakarta Fase 1B diharapkan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai moda transportasi umum pada pertengahan tahun ini.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyampaikan bahwa pemasangan bentang girder sepanjang 120 meter di atas Tol Ir Wiyoto Wiyono menjadi salah satu tahapan krusial dalam pengerjaan proyek ini.

Area tersebut merupakan titik kritikal dalam lintasan LRT Jakarta Fase 1B.

Baca Juga: PT Len Industri Buka Lowongan Magang Video Editor, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

“Waskita Karya bersyukur proses penyambungan bisa selesai dan berjalan lancar sesuai rencana.

"Keberhasilan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara Perseroan dengan PT Jakarta Propertindo, pemerintah daerah, serta para stakeholder (pemangku kepentingan),” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (12/1/2026).

Keberhasilan penyambungan lintasan tersebut, lanjut Ermy, sekaligus menandai tersambungnya jalur layang LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka.

Baca Juga: Perhutani Tembus Finalis 5 Terbaik Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 Berkat Program Agroforestry Pangan

Jalur layang ini menghubungkan wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat melalui jaringan rel layang yang terintegrasi.

Selain itu, sejumlah struktur utama di sepanjang koridor Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Jalan Tambak, dan Jalan Sultan Agung juga telah tersambung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini